Polisi Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Daerah di Merangin

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menangkap terduga pelaku jaringan curanmor lintas daerah di Merangin. Enam lokasi dan tujuh sepeda motor masuk dalam pengembangan kasus.

Polisi menangkap terduga pelaku jaringan curanmor lintas daerah di Merangin. Enam lokasi dan tujuh sepeda motor masuk dalam pengembangan kasus.

Adainfohitz.com, MERANGIN – Polisi mengungkap dugaan jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas daerah di Kabupaten Merangin, Jambi.

Tim Opsnal Satreskrim Polres Merangin bersama personel Opsnal Polsek Kota Bangko menangkap seorang terduga pelaku berinisial YO (16), Rabu, 12 Agustus 2026.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah melalui Kasat Reskrim AKP Eka Putra Yuliesma Koto membenarkan penangkapan tersebut.

Epi Koto mengatakan polisi menemukan keterlibatan YO dalam sejumlah aksi pencurian sepeda motor.

“Dari hasil pengembangan, terungkap enam lokasi kejadian dengan total tujuh unit sepeda motor yang diduga dicuri oleh para pelaku,” kata Epi Koto.

Kasus Curanmor Bermula dari Honda CRF

Polisi mulai mengusut kasus ini setelah menerima laporan kehilangan sepeda motor Honda CRF di kawasan Queen Karaoke, Kabupaten Merangin.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat itu, korban keluar dari tempat karaoke untuk membeli rokok. Korban kemudian melihat sepeda motor miliknya sudah hilang dari tempat parkir.

Korban bersama rekannya langsung mencari kendaraan tersebut di sekitar lokasi. Namun, mereka tidak menemukan sepeda motor itu.

Korban kemudian melaporkan pencurian tersebut kepada Polres Merangin. Kerugian korban mencapai sekitar Rp36 juta.

Polisi Memburu Kelompok Curanmor

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Merangin langsung memeriksa lokasi kejadian dan mengumpulkan informasi.

Baca Juga :  Astra Honda Bidik Hasil Terbaik di ARRC Sepang 2026

Petugas kemudian mendapat informasi tentang kelompok yang diduga menjalankan aksi curanmor di sejumlah wilayah.

Polisi juga memperoleh informasi bahwa kelompok tersebut kembali mencari target di sekitar Kota Bangko.

Tim yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Agus Riyadi langsung mencari keberadaan para terduga pelaku.

Petugas melihat para terduga pelaku menggunakan sepeda motor yang diduga hasil curian. Mereka bergerak menuju wilayah Sarolangun.

Polisi langsung mengejar mereka.

Saat mencapai kawasan Dusun Mudo, Kecamatan Bangko, para terduga pelaku melarikan diri.

Petugas kemudian menyisir kawasan Taman Wisata Kolam Buaya, Dusun Mudo.

Penyisiran tersebut membuahkan hasil. Polisi menangkap YO, warga Gurun Mudo, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Merangin.

Enam Lokasi dan Tujuh Sepeda Motor

Dalam pemeriksaan awal, YO mengaku terlibat dalam sejumlah aksi pencurian sepeda motor.

Polisi mencatat enam lokasi kejadian dengan total tujuh sepeda motor yang menjadi sasaran kelompok tersebut.

Penyidik kini mendalami sejumlah lokasi yang berkaitan dengan kasus itu.

Lokasi tersebut meliputi rumah sakit, Queen Karaoke, ruko di Kelurahan Sungai Ulak, Masjid Baitul Salam, dan kawasan Pasar Atas Bangko.

Polisi menemukan tiga sepeda motor yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Baca Juga :  Kejati Jambi Imbau Waspada Penipuan Mengatasnamakan Kajati

Ketiga kendaraan itu terdiri dari Honda CRF, Yamaha MX King, dan Honda Beat.

Selain sepeda motor, petugas menyita satu gagang kunci T dan delapan mata kunci T.

Polisi juga mengamankan sejumlah telepon seluler dan barang lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Petugas membawa seluruh barang bukti ke Polres Merangin untuk mendukung proses penyidikan.

Polisi Masih Memburu Satu Pelaku

Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Epi Koto mengatakan penyidik masih mengembangkan kasus curanmor tersebut.

Polisi menduga kelompok itu melibatkan dua orang. Petugas sudah menangkap satu terduga pelaku.

Sementara itu, polisi masih memburu satu terduga pelaku lainnya.

“Pengembangan masih dilakukan untuk mencari pelaku lainnya sekaligus menelusuri keberadaan barang bukti dari sejumlah tempat kejadian perkara,” ujar Epi Koto.

Polisi menduga kelompok tersebut menjalankan aksinya di beberapa daerah.

Wilayah operasi kelompok itu meliputi Merangin, Sarolangun, Kota Jambi, hingga Bungo.

Saat ini, penyidik masih memeriksa YO di Polres Merangin.

Selanjutnya, penyidik akan menggelar perkara, melengkapi administrasi penyidikan, menyita barang bukti, mengirimkan SPDP, serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum.

Polisi terus mendalami kasus tersebut untuk mengetahui peran setiap pihak dan mencari kemungkinan keterlibatan pelaku lain.

 

Berita Terkait

Operasi Narkoba Polda Jambi Amankan Tiga Orang
Polsek Air Hangat Amankan Pemuda Disabilitas
Polda Jambi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Bungo
Polda Jambi Usut Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026
TNKS Telusuri Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sungai Penetai
Waka DPRD Merangin Tersangka Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar
Polres Kerinci Ungkap Sindikat Pencurian Mobil Lintas Provinsi
Mobil Dinas Dinkes Kerinci Lagi-Lagi Terjaring Razia Pajak
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Operasi Narkoba Polda Jambi Amankan Tiga Orang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Polsek Air Hangat Amankan Pemuda Disabilitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Polda Jambi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Bungo

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Polda Jambi Usut Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:02 WIB

TNKS Telusuri Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sungai Penetai

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:34 WIB

Suasana belajar-mengajar di dalam ruang kelas di salah satu sekolah SMA Negeri di Palangkaraya (Foto: Dokumentasi/RRI/Olivia Santika br Girsang)

Pemerintahan

DPR Minta Kebijakan Tidak Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:02 WIB

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih saat memberikan sambutan dalam agenda internal Kementerian PPPA di Jakarta Pusat (Foto: Dokumentasi/Humas Kementerian PPPA)

Pemerintahan

KemenPPPA Dorong Perempuan Desa Jadi Penggerak Aksi Iklim

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:32 WIB

Indah Permatasari hamil anak kedua. Arie Kriting bersyukur atas kabar bahagia ini, sementara Naka antusias menyambut calon adiknya.

Showbiz

Indah Permatasari Hamil Anak Kedua, Arie Kriting Bersyukur

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:58 WIB