KemenPPPA Dorong Perempuan Desa Jadi Penggerak Aksi Iklim

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih saat memberikan sambutan dalam agenda internal Kementerian PPPA di Jakarta Pusat (Foto: Dokumentasi/Humas Kementerian PPPA)

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih saat memberikan sambutan dalam agenda internal Kementerian PPPA di Jakarta Pusat (Foto: Dokumentasi/Humas Kementerian PPPA)

Adainfohitz.com, Jakarta – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mendorong perempuan perdesaan mengambil peran lebih besar dalam menghadapi perubahan iklim. Upaya ini dilakukan melalui penguatan ketahanan pangan, kepemimpinan komunitas, dan pengembangan ekonomi hijau.

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih, mengatakan perempuan perdesaan memiliki peran strategis dalam menjaga sumber daya alam. Mereka juga berkontribusi memperkuat ketahanan pangan dan membantu masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim.

“Perempuan perdesaan berperan penting menjaga ketahanan pangan dan mengelola sumber daya alam. Mereka juga memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim,” kata Amurwani dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10/2026).

Perempuan Desa Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Amurwani menjelaskan, perubahan iklim menghadirkan berbagai tantangan bagi perempuan perdesaan. Dampaknya antara lain kekeringan, banjir, gagal panen, dan keterbatasan akses terhadap sumber daya produktif.

Baca Juga :  Kemenaker Siapkan Pusat Pelatihan Disabilitas 2027

Kondisi tersebut dapat mengancam mata pencaharian keluarga dan mengganggu ketahanan pangan. Selain itu, keterbatasan akses terhadap sumber daya juga dapat menyulitkan perempuan beradaptasi dengan perubahan iklim.

Karena itu, Amurwani menekankan pentingnya perspektif gender dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program aksi iklim. Langkah ini diperlukan agar pemerintah dapat mempertimbangkan kebutuhan, pengalaman, dan kerentanan perempuan secara adil.

“Perspektif gender harus terintegrasi dalam kebijakan dan program aksi iklim agar kebutuhan perempuan terpenuhi secara adil. Pengalaman dan kerentanan perempuan perlu menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan aksi iklim yang inklusif,” ujarnya.

Perkuat Kepemimpinan dan Ekonomi Hijau

Untuk menjawab tantangan tersebut, KemenPPPA mendorong penguatan kapasitas dan kepemimpinan perempuan perdesaan. Pemerintah juga menilai pentingnya memperluas kesempatan perempuan dalam pengambilan keputusan dan akses terhadap pendanaan iklim.

Selain itu, perempuan perlu memperoleh dukungan untuk mengembangkan pertanian cerdas iklim dan usaha berbasis ekonomi hijau. Kedua sektor tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan pangan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Polda Jambi Gelar Rakernis Biro SDM 2026 Perkuat SDM Unggul

Amurwani mengajak seluruh pemangku kepentingan memperluas ruang bagi perempuan perdesaan untuk berkontribusi dalam aksi iklim. Dengan demikian, perempuan tidak hanya menghadapi dampak perubahan iklim, tetapi juga berperan aktif dalam merancang dan menjalankan solusi berkelanjutan.

“Mari perkuat kapasitas, kepemimpinan, dan kemandirian perempuan perdesaan untuk mewujudkan ketahanan iklim yang berkeadilan. Kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan menjadi kunci menghadapi perubahan iklim secara berkelanjutan,” tuturnya.

Melalui langkah tersebut, KemenPPPA mendorong pembangunan berkelanjutan yang melibatkan perempuan secara setara. Penguatan peran perempuan perdesaan diharapkan turut mendukung ketahanan pangan, pelestarian sumber daya alam, dan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim.

 

Berita Terkait

DPR Minta Kebijakan Tidak Naik Kelas Dikaji Matang
Indonesia dan Timor Leste Sepakati Perjanjian Investasi Bilateral
Kemenaker Siapkan Pusat Pelatihan Disabilitas 2027
Flyover Sungai Penuh-Tapan Dibahas Wako Alfin Bersama TNKS
Formasi Dewan Komisioner OJK Lengkap, Sarjito Masuk
Pemerintah Waspadai Harga Minyak Naik
BGN Perkuat Pemulihan Penerima Manfaat MBG
RRI dan SMSI Bagikan 10 Ribu Masker Hadapi Kabut Asap
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

DPR Minta Kebijakan Tidak Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:32 WIB

KemenPPPA Dorong Perempuan Desa Jadi Penggerak Aksi Iklim

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Indonesia dan Timor Leste Sepakati Perjanjian Investasi Bilateral

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Kemenaker Siapkan Pusat Pelatihan Disabilitas 2027

Rabu, 30 September 2026 - 09:54 WIB

Flyover Sungai Penuh-Tapan Dibahas Wako Alfin Bersama TNKS

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:34 WIB

Suasana belajar-mengajar di dalam ruang kelas di salah satu sekolah SMA Negeri di Palangkaraya (Foto: Dokumentasi/RRI/Olivia Santika br Girsang)

Pemerintahan

DPR Minta Kebijakan Tidak Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:02 WIB

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih saat memberikan sambutan dalam agenda internal Kementerian PPPA di Jakarta Pusat (Foto: Dokumentasi/Humas Kementerian PPPA)

Pemerintahan

KemenPPPA Dorong Perempuan Desa Jadi Penggerak Aksi Iklim

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:32 WIB

Indah Permatasari hamil anak kedua. Arie Kriting bersyukur atas kabar bahagia ini, sementara Naka antusias menyambut calon adiknya.

Showbiz

Indah Permatasari Hamil Anak Kedua, Arie Kriting Bersyukur

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:58 WIB