Adainfohitz.com, KERINCI – Tim gabungan Satreskrim Polres Kerinci, Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, dan Tim Opsnal Polres OKU Timur menangkap tiga pelaku perampokan perhiasan emas dengan dugaan modus hipnotis. Para pelaku menyasar seorang perempuan paruh baya berinisial Hj. Z di Kota Sungai Penuh. Polisi terus memburu seorang pelaku lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO).
Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, mengatakan tim gabungan mengungkap kasus itu setelah melakukan penyelidikan intensif lintas wilayah sejak menerima laporan pada 5 Mei 2026.
“Tim gabungan berhasil mengidentifikasi para pelaku dan mengamankan tiga orang. Satu pelaku lainnya masih berstatus DPO dan terus kami buru,” kata AKP Very saat konferensi pers, Selasa (28/7/2026).
Korban Masuk ke Mobil Pelaku
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Korban meninggalkan rumah sebelum keluarganya kehilangan kontak. Rekaman CCTV memperlihatkan korban masuk ke Toyota Avanza berwarna hitam bersama para pelaku.
Tim gabungan bersama warga segera mencari korban. Mereka menemukan korban di wilayah Bangko dalam kondisi lemas dan trauma.
Pelaku membawa kabur satu kalung, satu gelang, dan satu cincin emas milik korban. Nilai seluruh perhiasan itu mencapai sekitar Rp75 juta.
Polisi Lacak Pelaku hingga OKU Timur
Tim gabungan memanfaatkan rekaman CCTV dan hasil penyelidikan untuk melacak para pelaku hingga Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.
Pada 9 Juli 2026, petugas menghentikan Toyota Avanza yang para pelaku pakai di Jalan Lintas Martapura–Baturaja. Polisi kemudian mengamankan empat orang yang berada di dalam mobil.
Penyidik memeriksa keempat orang tersebut lalu menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Sementara itu, seorang pelaku berhasil melarikan diri sehingga polisi terus mengejarnya.
Hasil penyelidikan menunjukkan para pelaku berasal dari Bojonegoro, Bukittinggi, Padang, dan Kampar.
Polisi Sita Barang Bukti
Polisi menyita satu unit Toyota Avanza, enam telepon genggam, beberapa gelang dan cincin imitasi, kartu identitas milik salah seorang pelaku, serta tiga benda yang menurut penyidik berfungsi sebagai jimat.
Saat ini, Satreskrim Polres Kerinci terus mengembangkan penyelidikan. Penyidik juga menelusuri kemungkinan komplotan itu menjalankan aksi serupa di daerah lain.
Polisi Minta Warga Lebih Waspada
Polres Kerinci mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan, terutama di tempat umum dan kawasan permukiman.
Polisi juga meminta masyarakat segera melapor jika melihat pelaku yang masuk daftar buronan atau menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Informasi dari masyarakat akan membantu polisi mempercepat pengejaran pelaku dan mengungkap kasus serupa.













Komentar