Adainfohitz.com, MERANGIN, JAMBI – Dugaan penipuan berkedok jual beli arisan menghebohkan Kabupaten Merangin, Jambi. Ratusan warga diduga menjadi korban. Total kerugian mencapai sekitar Rp6 miliar.
Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan pelaku menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat. Pelaku meminta peserta menyetor Rp15 juta. Sebagai imbalannya, pelaku menjanjikan pengembalian dana sebesar Rp20 juta setelah sekitar satu bulan. Jumlah itu mencakup modal dan keuntungan Rp5 juta.
Sebagian peserta menyetor dana dengan nominal berbeda. Nilainya berkisar antara Rp2 juta hingga ratusan juta rupiah. Pelaku juga menjanjikan pengembalian modal beserta keuntungan dalam waktu satu hingga tiga bulan.
Penelusuran Tribun Jambi menyebutkan seorang perempuan berinisial D menjalankan skema tersebut. Perempuan itu merupakan warga Desa Bukit Bungkul, Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin.
Terduga pelaku menawarkan program itu kepada warga Desa Bukit Bungkul dan sejumlah desa di sekitarnya. Kedekatan hubungan sosial membantu pelaku membangun kepercayaan calon peserta.
Banyak korban mengaku tidak menaruh curiga. Mereka mengenal terduga pelaku sebagai warga setempat. Pelaku juga menjalin hubungan kekerabatan yang baik dengan masyarakat. Kondisi itu membuat banyak warga percaya lalu menyetorkan uang.
Tribun Jambi mencatat korban berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Renah Pamenang. Korban tersebar di Desa Bukit Bungkul, Desa Meranti, Desa Tanjung Benuang, dan beberapa desa lainnya.
Sampai sekarang, pihak kepolisian belum mengumumkan jumlah pasti korban maupun total kerugian. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan menelusuri dugaan penipuan tersebut. Para korban berharap polisi segera mengusut kasus ini serta memproses pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.













Komentar