Harga spare part kendaraan naik, rupiah melemah

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Adainfohitz.com -Melemahnya nilai tukar rupiah mendorong kenaikan harga spare part kendaraan. Banyak konsumen mengeluhkan kondisi tersebut karena biaya perawatan kendaraan semakin mahal.

Melemahnya rupiah, naiknya biaya impor, serta tingginya ongkos pengiriman bahan baku dan distribusi global memicu kenaikan harga spare part. Kondisi ini ikut menaikkan harga komponen rutin seperti oli, ban, dan berbagai suku cadang mesin.

Pelaku usaha di sektor transportasi juga merasakan dampaknya. Kenaikan harga suku cadang meningkatkan biaya operasional. Akibatnya, margin keuntungan para pelaku usaha terus menurun.

Masyarakat juga menghadapi kenaikan biaya transportasi. Operator bus menaikkan harga tiket. Perusahaan ekspedisi menaikkan ongkos kirim barang. Penyedia transportasi online juga menaikkan tarif layanan. Kondisi tersebut membuat biaya hidup masyarakat semakin tinggi.

Baca Juga :  Irwansyah Kembali Pimpin PWI Kota Jambi Periode 2026-2029

Banyak pemilik kendaraan menunda servis berkala karena harga spare part terus meningkat. Mereka juga menunda penggantian komponen yang sudah aus. Kebiasaan tersebut dapat mengurangi keselamatan berkendara di jalan.

Harga spare part yang semakin mahal juga mendorong oknum tertentu menjual suku cadang palsu. Mereka mengabaikan standar kualitas demi memperoleh keuntungan. Kondisi itu meningkatkan risiko kecelakaan akibat penggunaan komponen yang tidak layak.

Baca Juga :  Target Investasi 2027 Naik, BKPM Minta Tambahan Anggaran

Masyarakat dan pelaku usaha transportasi meminta pemerintah mengambil langkah nyata untuk mengatasi masalah tersebut. Mereka mengusulkan penurunan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atau bea masuk suku cadang impor agar harga jual lebih terjangkau.

Mereka juga meminta pemerintah memberikan subsidi untuk komponen vital dan pelumas. Selain itu, mereka mendorong pemerintah memperkuat industri suku cadang dalam negeri melalui berbagai stimulus. Langkah tersebut dapat meningkatkan kualitas produk lokal agar mampu bersaing dengan produk impor, sekaligus menjaga harga tetap terjangkau.

Berita Terkait

Kemenekraf Dukung Pengembangan Board Game Indonesia
Konflik AS-Iran Memanas, Rupiah Melemah ke Rp18.027
Wawako Azhar Hadiri Pelantikan Pengurus IWAPI Sungai Penuh
30 UMKM Lokal Meriahkan Presisi Merdeka Run Jambi 2026
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Jambi Sore
Honda Kenalkan Super-ONE di GIIAS 2026
Pemerintah Perkuat Daya Saing Ekspor Sawit
Dugaan Pelanggaran Etik Kalapas Waingapu Viral di Media Sosial
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Konflik AS-Iran Memanas, Rupiah Melemah ke Rp18.027

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Wawako Azhar Hadiri Pelantikan Pengurus IWAPI Sungai Penuh

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:31 WIB

30 UMKM Lokal Meriahkan Presisi Merdeka Run Jambi 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:31 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Jambi Sore

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:17 WIB

Honda Kenalkan Super-ONE di GIIAS 2026

Berita Terbaru

Perumda Tirta Mayang Kota Jambi menyiapkan dan menyalurkan bantuan air bersih bagi pelanggan terdampak kekeringan selama musim kemarau 2026.

Daerah

Perumda Tirta Mayang Salurkan Bantuan Air Bersih

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:04 WIB

Polisi menangkap terduga pelaku jaringan curanmor lintas daerah di Merangin. Enam lokasi dan tujuh sepeda motor masuk dalam pengembangan kasus.

Kriminal

Polisi Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Daerah di Merangin

Kamis, 13 Agu 2026 - 13:56 WIB

Kabut asap karhutla mulai mengganggu kualitas udara Jambi. Pemprov Jambi mempertimbangkan masker dan meliburkan PAUD jika kondisi memburuk.

Daerah

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara Jambi

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:46 WIB

Kabupaten Kerinci meraih Terbaik II Program 3 Juta Rumah Regional Sumatera 2026 dan mendapat alokasi 250 unit bedah rumah.

Daerah

Kerinci Raih Juara Dua, Dapat 250 Bedah Rumah

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:18 WIB

Sungai Penuh meraih Terbaik II akses layanan pendidikan Regional Sumatera 2026 dan mendapat insentif fiskal Rp1,5 miliar.

Daerah

Sungai Penuh Raih Terbaik II Akses Pendidikan Sumatera

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:00 WIB