Kopilot Malaysia Airlines Diduga Tiga Kali Selundupkan Narkoba

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri mengungkap kopilot Malaysia Airlines diduga tiga kali menyelundupkan narkoba ke Indonesia. Terakhir, petugas menggagalkan penyelundupan lebih dari 70 ribu butir ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta.

Bareskrim Polri mengungkap kopilot Malaysia Airlines diduga tiga kali menyelundupkan narkoba ke Indonesia. Terakhir, petugas menggagalkan penyelundupan lebih dari 70 ribu butir ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta.

Adainfohitz.com, JAKARTA – Bareskrim Polri mengungkap dugaan keterlibatan kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman, dalam penyelundupan narkoba ke Indonesia. Penyidik menduga pria tersebut sudah tiga kali membawa narkotika melalui jalur penerbangan internasional sebelum petugas menangkapnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Bareskrim Ungkap Modus Penyelundupan

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan seseorang memerintahkan Mohd Saufi membawa narkoba ke Jakarta. Tersangka dijanjikan upah sebesar MYR50 ribu setelah berhasil menyerahkan barang tersebut.

Eko menjelaskan, tersangka sebelumnya pernah mengirim sabu ke Sabah dan Jakarta. Pada perjalanan ketiga, ia membawa sabu dan ekstasi ke Jakarta. Namun, petugas menggagalkan aksinya sebelum narkoba berpindah tangan.

“Tersangka diperintah seseorang membawa ekstasi ke Jakarta dengan upah MYR50 ribu setelah barang berhasil diserahkan,” kata Eko, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga :  Lapas Penyabungan Bantah Tuduhan Peredaran HP Ilegal

Menurut penyidik, seseorang akan mengarahkan tersangka menuju sebuah hotel di Jakarta untuk menyerahkan narkotika kepada penerima.

Bea Cukai Temukan Puluhan Ribu Butir Ekstasi

Kasus ini bermula saat petugas Bea Cukai memeriksa bagasi tersangka menggunakan mesin X-ray di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Hasil pemindaian menunjukkan adanya benda mencurigakan di dalam koper.

Petugas kemudian membuka koper dan menemukan lebih dari 70 ribu butir ekstasi dengan berat sekitar 26 kilogram.

Setelah itu, petugas langsung mengamankan barang bukti dan menyerahkan tersangka kepada Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Kejar Jaringan Internasional

Brigjen Eko mengatakan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tersangka mengaku telah tiga kali membawa narkotika ke Indonesia melalui penerbangan internasional.

Baca Juga :  Polda Sumbar Tangkap 21 Promotor Judi Online di Padang

Kini, penyidik terus menelusuri kemungkinan adanya perjalanan lain. Polisi juga memburu jaringan internasional yang mengendalikan penyelundupan tersebut.

Kasubdit II Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Awaludin Amin, mengatakan tersangka menerima imbalan sekitar Rp219 juta untuk setiap pengiriman.

Selain narkotika, petugas menemukan satu botol kecil berisi urine yang diduga digunakan untuk mengelabui pemeriksaan. Penyidik juga mencatat hasil tes sementara menunjukkan tersangka positif menggunakan tiga jenis narkotika.

Malaysia Airlines Lakukan Peninjauan Internal

Malaysia Airlines menyatakan menghormati proses hukum yang berlangsung di Indonesia. Maskapai itu menegaskan tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran oleh karyawannya.

Selain itu, Malaysia Airlines mengaku telah memulai peninjauan internal terkait kasus yang melibatkan kopilot tersebut. Namun, pihak maskapai belum memberikan komentar lebih lanjut karena proses hukum masih berjalan.

Berita Terkait

Kejati Jambi Imbau Waspada Penipuan Mengatasnamakan Kajati
Ratusan Warga Merangin Jadi Korban Arisan Bodong
Polda Sumbar Tangkap 21 Promotor Judi Online di Padang
Dugaan Pelanggaran Etik Kalapas Waingapu Viral di Media Sosial
Puluhan Siswa Pulau Tengah Diduga Alami Keluhan Usai MBG
Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan Anak di Siulak Mukai Kerinci
Korban Desak Polda Proses Laporan Penipuan PT IBSE Exsavator
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Perampokan Emas Modus Hipnotis
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Kopilot Malaysia Airlines Diduga Tiga Kali Selundupkan Narkoba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Kejati Jambi Imbau Waspada Penipuan Mengatasnamakan Kajati

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Ratusan Warga Merangin Jadi Korban Arisan Bodong

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:29 WIB

Polda Sumbar Tangkap 21 Promotor Judi Online di Padang

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:26 WIB

Dugaan Pelanggaran Etik Kalapas Waingapu Viral di Media Sosial

Berita Terbaru

Rupiah melemah ke Rp18.027 per dolar AS setelah konflik AS-Iran memanas. Pasar juga menanti data ekonomi AS dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Bisnis

Konflik AS-Iran Memanas, Rupiah Melemah ke Rp18.027

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:13 WIB

Kejati Jambi mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan yang mencatut nama Kajati, Asintel, dan Kasi Penkum. Warga diminta tidak memberikan data pribadi maupun transfer dana.

Kriminal

Kejati Jambi Imbau Waspada Penipuan Mengatasnamakan Kajati

Selasa, 4 Agu 2026 - 19:46 WIB

Wali Kota Alfin melepas pelajar terbaik Sungai Penuh untuk bertugas sebagai Paskibraka tingkat nasional dan Provinsi Jambi serta mengingatkan mereka agar menjaga kesehatan, disiplin, dan memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama daerah.

Daerah

Wako Alfin Lepas Pelajar Terbaik Sungai Penuh

Selasa, 4 Agu 2026 - 19:12 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menghadiri pelantikan Pengurus DPC IWAPI Kota Sungai Penuh periode 2026–2031. Pemkot siap bersinergi memperkuat UMKM dan pemberdayaan perempuan.

Bisnis

Wawako Azhar Hadiri Pelantikan Pengurus IWAPI Sungai Penuh

Selasa, 4 Agu 2026 - 18:41 WIB