DPR Perlu Bentuk Panja Awasi Industri Pinjaman Online

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Adainfohitz.com, Jakarta – Anggota Komisi XIII DPR RI Yasonna H. Laoly mendorong DPR RI segera membentuk Panitia Kerja (Panja) Pinjaman Online. Menurutnya, DPR perlu mengevaluasi regulasi sekaligus memperkuat pengawasan terhadap industri pinjaman online yang semakin merugikan masyarakat.

Yasonna menyampaikan usulan itu pada Selasa (7/7/2026). Ia menilai persoalan pinjaman online tidak hanya berkaitan dengan industri jasa keuangan, tetapi juga menyangkut perlindungan konsumen, hak asasi manusia, dan kepastian hukum.

“Saya mengusulkan agar DPR segera membentuk Panja Pinjol untuk mengusut tata kelola industri ini, mengevaluasi regulasi, serta memastikan negara benar-benar hadir melindungi masyarakat,” kata Yasonna.

Praktik Penagihan Jadi Sorotan

Yasonna mengkritik praktik penagihan yang dilakukan sebagian perusahaan pinjaman online dan vendor debt collector. Ia menilai intimidasi melalui telepon, ancaman, serta penyebaran data pribadi kepada keluarga maupun rekan kerja melanggar hak masyarakat.

Baca Juga :  Polisi Amankan Aksi Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Ia juga mengingatkan bahwa tekanan selama proses penagihan dapat memicu gangguan psikologis. Sejumlah korban bahkan mengalami depresi karena tekanan yang terus mereka alami.

Bunga Tinggi Bebani Peminjam

Yasonna juga menyoroti bunga, denda, dan biaya pinjaman yang terlalu tinggi. Menurutnya, kebijakan itu membuat banyak masyarakat terjebak dalam lingkaran utang.

Banyak peminjam menutup utang lama dengan pinjaman baru hingga akhirnya gagal membayar kewajiban mereka.

“Jangan sampai pinjaman online berubah menjadi jebakan utang yang menghancurkan masa depan rakyat. Akses pembiayaan memang penting, tetapi tidak boleh dibangun di atas penderitaan masyarakat,” ujarnya.

DPR Perlu Perkuat Pengawasan

Yasonna juga menyoroti dugaan penyalahgunaan data pribadi peminjam. Ia meminta pemerintah dan regulator menindak penggunaan data kontak, penyebaran informasi utang kepada pihak ketiga, serta berbagai bentuk intimidasi terhadap peminjam.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Audiensi dengan BPLH Bahas Batas TNKS

Ia juga mengingatkan bahwa nilai outstanding pembiayaan pinjaman online telah menembus Rp100 triliun dengan puluhan juta rekening penerima pinjaman. Menurutnya, pertumbuhan industri digital harus berjalan seiring dengan pengawasan yang lebih kuat.

Panja Libatkan Semua Pemangku Kepentingan

Yasonna mengusulkan DPR memanggil regulator, aparat penegak hukum, pelaku industri fintech, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil melalui Panja Pinjol. Ia berharap DPR dapat mengevaluasi batas kewajaran bunga dan denda, mekanisme penagihan, serta perlindungan data pribadi.

“Negara tidak boleh kalah oleh praktik bisnis yang mengorbankan rakyat. Industri jasa keuangan harus tumbuh secara sehat, berkeadilan, dan tetap menghormati hak asasi manusia,” tegasnya.

 

Berita Terkait

Operasi Narkoba Polda Jambi Amankan Tiga Orang
Polsek Air Hangat Amankan Pemuda Disabilitas
Polda Jambi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Bungo
Polda Jambi Usut Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026
TNKS Telusuri Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sungai Penetai
Waka DPRD Merangin Tersangka Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar
Polres Kerinci Ungkap Sindikat Pencurian Mobil Lintas Provinsi
BPOM Dorong Regulasi Keamanan Pangan Berbasis Risiko
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Operasi Narkoba Polda Jambi Amankan Tiga Orang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Polsek Air Hangat Amankan Pemuda Disabilitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Polda Jambi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Bungo

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Polda Jambi Usut Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:02 WIB

TNKS Telusuri Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sungai Penetai

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:34 WIB

Suasana belajar-mengajar di dalam ruang kelas di salah satu sekolah SMA Negeri di Palangkaraya (Foto: Dokumentasi/RRI/Olivia Santika br Girsang)

Pemerintahan

DPR Minta Kebijakan Tidak Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:02 WIB

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih saat memberikan sambutan dalam agenda internal Kementerian PPPA di Jakarta Pusat (Foto: Dokumentasi/Humas Kementerian PPPA)

Pemerintahan

KemenPPPA Dorong Perempuan Desa Jadi Penggerak Aksi Iklim

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:32 WIB

Indah Permatasari hamil anak kedua. Arie Kriting bersyukur atas kabar bahagia ini, sementara Naka antusias menyambut calon adiknya.

Showbiz

Indah Permatasari Hamil Anak Kedua, Arie Kriting Bersyukur

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:58 WIB