DPR Soroti Tumpang Tindih SNI dan ISPO

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 23:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DPR menyoroti pembagian fungsi SNI dan ISPO agar tidak terjadi tumpang tindih sertifikasi, sekaligus melindungi pekebun kecil. *RRI

DPR menyoroti pembagian fungsi SNI dan ISPO agar tidak terjadi tumpang tindih sertifikasi, sekaligus melindungi pekebun kecil. *RRI

Adainfohitz.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mendalami kedudukan dan pembagian fungsi Standar Nasional Indonesia (SNI) serta Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Evita meminta pembagian fungsi yang jelas agar penerapan kedua standar tersebut tidak menimbulkan tumpang tindih dalam proses sertifikasi dan audit.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Panitia Kerja (Panja) tentang Standardisasi Nasional bersama pakar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (8/9/2026), Evita juga mempertanyakan hubungan hasil sertifikasi SNI dengan kepatuhan terhadap ISPO.

Menurutnya, sertifikasi SNI berpotensi menjadi bagian dari bukti kepatuhan terhadap ISPO jika kedua sistem memiliki keterkaitan yang jelas.

Baca Juga :  Kejati Jambi Imbau Waspada Penipuan Mengatasnamakan Kajati

“Bagaimana pembagian fungsi yang tegas antara SNI dan ISPO agar tidak terjadi tumpang tindih standar sertifikasi dan audit? Kemudian, apakah hasil sertifikasi SNI nantinya dapat langsung menjadi bagian daripada pembuktian kepatuhan terhadap ISPO?” ujar Evita.

SNI Harus Ramah bagi Pekebun Kecil

Evita juga menyoroti kebutuhan untuk menyelaraskan SNI dengan standar internasional tanpa membebani perkebunan kecil.

Ia meminta desain standar yang sederhana dan terjangkau agar pekebun kecil tetap dapat memenuhi persyaratan sertifikasi. Menurutnya, biaya dan prosedur sertifikasi jangan sampai membuat pekebun kecil kehilangan akses ke rantai pasok.

“Bagaimana desain SNI yang tetap memenuhi standar internasional tetapi sederhana, terjangkau, dan tidak menyebabkan perkebunan kecil tersingkir secara rantai pasok. Siapa yang harus menanggung biaya pemetaan, pendampingan, dan sertifikasinya?” kata Evita.

Baca Juga :  Harga Pertalite Rp10.000, APBN Tanggung Selisih

DPR Soroti Integrasi Data ISPO

Selain sertifikasi, Evita mendalami integrasi Sistem Informasi Indonesian Sustainable Palm Oil (SI ISPO) dengan sistem verifikasi.

Ia mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab mengintegrasikan data serta pembagian kewenangan antarkementerian dan lembaga.

Evita juga meminta adanya jaminan terhadap akurasi dan keamanan data dalam sistem tersebut. Ia menilai integrasi data perlu berjalan jelas agar penerapan standar sawit berkelanjutan dapat berlangsung efektif dan transparan.

Berita Terkait

Warga Pondok Agung Antusias Ikuti Sosialisasi HAM
Wali Kota Sungai Penuh Usulkan Dukungan BNPB
Polantas Karib Ditlantas Polda Jambi Edukasi Safety Riding
Kerinci Raih Juara Dua, Dapat 250 Bedah Rumah
Sungai Penuh Raih Terbaik II Akses Pendidikan Sumatera
Kemenekraf Dukung Pengembangan Board Game Indonesia
Harga Pertalite Rp10.000, APBN Tanggung Selisih
Pemkot Sungai Penuh Bahas Tindak Lanjut Ranperda
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:01 WIB

DPR Soroti Tumpang Tindih SNI dan ISPO

Selasa, 8 September 2026 - 20:58 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Usulkan Dukungan BNPB

Selasa, 8 September 2026 - 20:26 WIB

Polantas Karib Ditlantas Polda Jambi Edukasi Safety Riding

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Kerinci Raih Juara Dua, Dapat 250 Bedah Rumah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Sungai Penuh Raih Terbaik II Akses Pendidikan Sumatera

Berita Terbaru

DPR menyoroti pembagian fungsi SNI dan ISPO agar tidak terjadi tumpang tindih sertifikasi, sekaligus melindungi pekebun kecil. *RRI

Pemerintahan

DPR Soroti Tumpang Tindih SNI dan ISPO

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:01 WIB

OMI 2026 Kabupaten Kerinci mulai berlangsung di MAN 3 Kerinci. Hari pertama kompetisi berjalan lancar, tertib, dan kondusif.

Pendidikan

OMI 2026 Tingkat Kabupaten Kerinci Resmi Dimulai

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:11 WIB

Honda ADV Mystery Exploride Jambi mengajak puluhan bikers menikmati night adventure, camping, dan kebersamaan komunitas Honda di Camp PLMR.

Otomotif

Bikers Honda Jambi Nikmati Serunya Mystery Exploride

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:03 WIB

Speedboat membawa delapan orang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau. Tim SAR mengerahkan empat kapal untuk melakukan pencarian.

Nasional

Speedboat Hilang Kontak di Sekitar Gunung Anak Krakatau

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38 WIB

Astra Honda Racing Team membidik hasil terbaik di ARRC Sepang 2026. Simak target Rheza, Irfan, Herjun, dan Adenanta.

Otomotif

Astra Honda Bidik Hasil Terbaik di ARRC Sepang 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:08 WIB