Kasus Kanker Payudara BPJS Kesehatan Naik Tajam

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan mammografi pada seorang perempuan penderita kanker payudara dengan teknologi mammografi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Fujifilm Indonesia di Jakarta.

Ilustrasi: Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan mammografi pada seorang perempuan penderita kanker payudara dengan teknologi mammografi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Fujifilm Indonesia di Jakarta.

Adainfohitz.com, Jakarta – BPJS Kesehatan mencatat tren peningkatan kasus kanker payudara sekitar 860 ribu sepanjang periode 2021 hingga 2025. Jumlah kasus naik dari 1.080.031 pada 2021 menjadi 1.941.410 pada 2025. Kenaikan tersebut diikuti peningkatan biaya pelayanan yang telah terverifikasi, dari sekitar Rp1,03 triliun menjadi Rp1,99 triliun.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, mengatakan kondisi itu menunjukkan kanker payudara masih menjadi salah satu penyakit katastropik dengan beban pelayanan dan pembiayaan yang besar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Skrining Kesehatan Meningkat

Sepanjang 2025, sebanyak 79,5 juta peserta JKN menjalani skrining kesehatan. Dari jumlah itu, 34,6 juta peserta atau 43,6 persen teridentifikasi memiliki risiko penyakit tertentu.

Baca Juga :  Polantas Karib Ditlantas Polda Jambi Edukasi Safety Riding

BPJS Kesehatan mencatat 14,4 juta peserta berisiko kanker serviks dan 1 juta peserta berisiko kanker payudara. Karena itu, BPJS terus memperkuat edukasi dan mendorong masyarakat, khususnya perempuan, menjalani skrining agar penyakit dapat terdeteksi lebih awal.

Rizzky mengatakan peningkatan jumlah skrining pada 2025 menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan dini semakin baik.

Kasus Kanker Serviks Juga Bertambah

Selain kanker payudara, BPJS Kesehatan juga mencatat peningkatan kasus kanker serviks. Jumlah kasus naik dari 278.760 pada 2021 menjadi 452.522 pada 2025.

Biaya pelayanan untuk kanker serviks turut meningkat dari Rp410,34 miliar menjadi Rp723,74 miliar selama periode yang sama.

Baca Juga :  Hari DBD ASEAN Tingkatkan Kesadaran Asia Tenggara

Sementara itu, skrining kanker payudara meningkat tajam dari 7.440 peserta pada 2024 menjadi 30.159 peserta pada 2025.

Untuk skrining kanker serviks melalui pemeriksaan IVA dan Pap Smear, BPJS Kesehatan telah melayani 1.579.810 peserta sepanjang 2021–2025. Jumlah tersebut terdiri atas 770.672 peserta IVA dan 809.138 peserta Pap Smear.

BPJS Kesehatan menegaskan Program JKN terus menyediakan layanan promotif, preventif, dan kuratif bagi perempuan. Layanan tersebut mencakup skrining IVA, Pap Smear, deteksi dini kanker payudara, pemeriksaan kehamilan, hingga pelayanan persalinan sesuai indikasi medis.

Berita Terkait

BPOM Dorong Regulasi Keamanan Pangan Berbasis Risiko
RRI dan SMSI Bagikan 10 Ribu Masker Hadapi Kabut Asap
Wali Kota Padang Panjang Targetkan Kota Bebas Vektor Penyakit
Sebanyak 522 Anak dan Pelajar Sidoarjo Hidup Dengan HIV
Bisakah Alergi Sembuh Total
Vaksin HPV Efektif Cegah Kanker Serviks
Gibran Tinjau RSUD Raden Mattaher Jambi
MenPPPA Pastikan Hak Korban Kebakaran Terpenuhi
Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 06:47 WIB

BPOM Dorong Regulasi Keamanan Pangan Berbasis Risiko

Kamis, 10 September 2026 - 20:46 WIB

RRI dan SMSI Bagikan 10 Ribu Masker Hadapi Kabut Asap

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:19 WIB

Wali Kota Padang Panjang Targetkan Kota Bebas Vektor Penyakit

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:20 WIB

Sebanyak 522 Anak dan Pelajar Sidoarjo Hidup Dengan HIV

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:33 WIB

Bisakah Alergi Sembuh Total

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:34 WIB

Suasana belajar-mengajar di dalam ruang kelas di salah satu sekolah SMA Negeri di Palangkaraya (Foto: Dokumentasi/RRI/Olivia Santika br Girsang)

Pemerintahan

DPR Minta Kebijakan Tidak Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:02 WIB

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih saat memberikan sambutan dalam agenda internal Kementerian PPPA di Jakarta Pusat (Foto: Dokumentasi/Humas Kementerian PPPA)

Pemerintahan

KemenPPPA Dorong Perempuan Desa Jadi Penggerak Aksi Iklim

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:32 WIB

Indah Permatasari hamil anak kedua. Arie Kriting bersyukur atas kabar bahagia ini, sementara Naka antusias menyambut calon adiknya.

Showbiz

Indah Permatasari Hamil Anak Kedua, Arie Kriting Bersyukur

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:58 WIB