Hari DBD ASEAN Tingkatkan Kesadaran Asia Tenggara

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggal 15 Juni diperingati sebagai Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN atau ASEAN Dengue Day (Foto: ASEAN)

Tanggal 15 Juni diperingati sebagai Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN atau ASEAN Dengue Day (Foto: ASEAN)

Adainfohitz.com, Jakarta – Tanggal 15 Juni diperingati sebagai Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN (ASEAN Dengue Day), sebuah momentum penting bagi negara-negara Asia Tenggara untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penyakit demam berdarah dengue (DBD). Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa DBD masih menjadi tantangan serius di kawasan ASEAN hingga saat ini.

Peringatan ini tidak hanya berfokus pada edukasi masyarakat, tetapi juga memperkuat kerja sama lintas negara dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Sejarah Penetapan ASEAN Dengue Day

Mengacu pada laman KnowDengue, Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN resmi diperingati setiap 15 Juni sejak tahun 2010. Gagasan ini pertama kali diusulkan oleh Indonesia dalam forum negara-negara ASEAN sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya kasus DBD di kawasan.

Baca Juga :  Kim Chaewon Siap Kembali Beraktivitas Pekan Depan

Kesepakatan tersebut kemudian lahir dalam pertemuan tingkat tinggi ASEAN di Hanoi, Vietnam. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen bersama negara-negara anggota ASEAN dalam memperkuat kerja sama menghadapi ancaman demam berdarah.

Indonesia juga tercatat sebagai tuan rumah peringatan perdana ASEAN Dengue Day pada 15 Juni 2011. Dalam momentum tersebut, negara-negara ASEAN menyepakati Deklarasi Jakarta tentang Demam Berdarah Dengue yang menegaskan tekad bersama untuk memperkuat pencegahan dan pengendalian penyakit secara berkelanjutan.

Baca Juga : 

Dukungan Regional dan WHO

Seluruh negara anggota ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Brunei Darussalam, Laos, Myanmar, dan Kamboja, turut berpartisipasi dalam upaya pengendalian DBD.

Upaya ini juga mendapatkan dukungan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menekan angka penyebaran penyakit.

WHO mencatat bahwa puluhan juta kasus demam berdarah terjadi setiap tahun di berbagai belahan dunia. Perubahan iklim, urbanisasi yang cepat, serta mobilitas penduduk yang tinggi menjadi faktor yang turut meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini.

Berita Terkait

Penanganan HIV di Pekanbaru Fokus Pendampingan
Rekomendasi Lagu Menemani Tidur Agar Istirahat Lebih Nyenyak
Pekerja Kantoran Rentan Penyakit Akibat Gaya Hidup Sedentari
10 Tren K-Beauty 2026 Revolusi Skincare Masa Depan
Bawang Putih dan Hipertensi Untuk Darah Tinggi
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet
The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation
Global Health Challenges: Examining the Impacts of Infectious Diseases
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:10 WIB

Penanganan HIV di Pekanbaru Fokus Pendampingan

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:06 WIB

Rekomendasi Lagu Menemani Tidur Agar Istirahat Lebih Nyenyak

Senin, 15 Juni 2026 - 19:32 WIB

Hari DBD ASEAN Tingkatkan Kesadaran Asia Tenggara

Senin, 15 Juni 2026 - 09:51 WIB

Pekerja Kantoran Rentan Penyakit Akibat Gaya Hidup Sedentari

Senin, 15 Juni 2026 - 08:50 WIB

10 Tren K-Beauty 2026 Revolusi Skincare Masa Depan

Berita Terbaru

Internasional

Makna Lagu “Bahagia Lagi” Piche Kota

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:45 WIB

Lifestyle

PON XXII 2028 Digelar di NTT-NTB

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:07 WIB

Internasional

Belajar Dari Gelombang Panas Di Eropa

Rabu, 1 Jul 2026 - 22:10 WIB

Daerah

Makna Mendalam Tradisi Balemang Serentak

Rabu, 1 Jul 2026 - 21:30 WIB

Bisnis

Seleksi Penerima BBM Subsidi UMKM Diperketat

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:26 WIB