TNKS Telusuri Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sungai Penetai

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Adainfohitz.com, Kerinci – Dugaan penambangan emas tanpa izin (PETI) berskala besar di Sungai Penetai, Kabupaten Kerinci, memicu perhatian publik setelah sebuah video viral di media sosial. Menanggapi video tersebut, Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) langsung menelusuri informasi untuk memastikan kondisi di lapangan.

Akun media sosial Goma Ondiya mengunggah video yang menyoroti dugaan aktivitas tambang emas ilegal di wilayah tanah ulayat Depati Muaro Langkap, Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci.

Informasi itu mendorong TNKS mengumpulkan keterangan dari petugas lapangan. Hingga Kamis, 15 Oktober 2026, pihak TNKS belum memastikan kebenaran dugaan aktivitas tambang tersebut.

Petugas TNKS Telusuri Lokasi

SS Media Sosial Goma Ondiya

Kepala Seksi TNKS Kerinci, David, mengatakan petugas di kawasan Muara Emat sedang mencari informasi untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

Baca Juga :  Kasus Asusila Oknum Guru PPPK di Sungai Penuh Masuk Tahap II

“Kami belum dapat kepastiannya, saat ini petugas kami yang di Muara Emat sedang mencari informasi terkait video viral tersebut,” ujar David, Kamis (15/10/2026).

Menurut David, petugas perlu memastikan fakta di lapangan sebelum TNKS menentukan langkah penanganan lebih lanjut. Dengan demikian, pihaknya dapat mengambil tindakan berdasarkan hasil pemeriksaan, bukan sekadar informasi yang beredar di media sosial.

TNKS Siapkan Penegakan Hukum

Selain menelusuri informasi, TNKS juga menyiapkan langkah penegakan hukum apabila petugas menemukan bukti aktivitas PETI.

David menjelaskan, TNKS akan melibatkan para pemangku kepentingan terkait dalam penanganan dugaan penambangan ilegal tersebut. Koordinasi itu bertujuan memastikan setiap langkah penanganan berjalan sesuai ketentuan hukum.

“Selain itu TNKS juga sedang mempersiapkan penanganan penegakan hukum terkait PETI bersama stakeholder terkait jika benar terjadi,” tambahnya.

Baca Juga :  Perumda Tirta Mayang Salurkan Bantuan Air Bersih

Perlindungan Kawasan Konservasi Jadi Perhatian

Dugaan aktivitas tambang emas di Sungai Penetai menjadi perhatian karena kegiatan pertambangan tanpa izin dapat menimbulkan risiko kerusakan lingkungan. Namun, petugas masih perlu memverifikasi lokasi kegiatan dan memastikan apakah aktivitas tersebut berada di dalam kawasan konservasi TNKS.

Hasil penelusuran petugas akan menjadi dasar bagi TNKS dan pihak terkait untuk menentukan tindakan selanjutnya. Jika pemeriksaan menemukan pelanggaran, pihak berwenang dapat menindaklanjutinya sesuai ketentuan hukum.

Masyarakat kini menunggu hasil pemeriksaan tersebut. Penelusuran yang cermat dan koordinasi antarpihak diharapkan dapat mengungkap fakta sekaligus mendukung perlindungan hutan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Kerinci.

 

Berita Terkait

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung
Operasi Narkoba Polda Jambi Amankan Tiga Orang
SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari
Polsek Air Hangat Amankan Pemuda Disabilitas
Polda Jambi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Bungo
Polda Jambi Usut Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026
Waka DPRD Merangin Tersangka Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar
Bulog Sungai Penuh Terima Tambahan 20 Ribu Liter Minyak Kita
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Operasi Narkoba Polda Jambi Amankan Tiga Orang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:31 WIB

SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Polsek Air Hangat Amankan Pemuda Disabilitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Polda Jambi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Bungo

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:34 WIB

Suasana belajar-mengajar di dalam ruang kelas di salah satu sekolah SMA Negeri di Palangkaraya (Foto: Dokumentasi/RRI/Olivia Santika br Girsang)

Pemerintahan

DPR Minta Kebijakan Tidak Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:02 WIB

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih saat memberikan sambutan dalam agenda internal Kementerian PPPA di Jakarta Pusat (Foto: Dokumentasi/Humas Kementerian PPPA)

Pemerintahan

KemenPPPA Dorong Perempuan Desa Jadi Penggerak Aksi Iklim

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:32 WIB

Indah Permatasari hamil anak kedua. Arie Kriting bersyukur atas kabar bahagia ini, sementara Naka antusias menyambut calon adiknya.

Showbiz

Indah Permatasari Hamil Anak Kedua, Arie Kriting Bersyukur

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:58 WIB