Solusi Atasi Lemahnya Pengawasan Izin Lingkungan

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Adainfohitz.com, Aceh Timur – Pemerintah telah menetapkan berbagai regulasi lingkungan. Namun, pengawasan di lapangan masih belum optimal. Dalam siklus pelayanan publik, pengawasan sering menjadi mata rantai yang paling lemah. Jika kondisi ini terus berlanjut, kerusakan lingkungan dapat meluas dan memicu konflik sosial yang berkepanjangan.

Selama ini, petugas sering terlambat mendeteksi data kerusakan lingkungan. Selain itu, pelaksanaan di lapangan kerap tidak sesuai dengan dokumen persetujuan yang telah diterbitkan. Permasalahan lain muncul karena data perizinan dan data pengawasan masih berada dalam sistem yang terpisah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menghadirkan aplikasi SIAPLAH (Sistem Perizinan, Pengaduan, dan Pengawasan Lingkungan Hidup). Langkah ini sejalan dengan arahan Bupati Aceh Timur H. Iskandar Usman Al-Farlaky dan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 tentang Transformasi Budaya Kerja ASN.

Baca Juga :  Lapas Penyabungan Bantah Tuduhan Peredaran HP Ilegal

“SIAPLAH hadir untuk menyatukan seluruh proses dalam satu sistem digital yang terpadu,” ujar Kepala Bidang Penataan, Pengawasan Izin Lingkungan dan Pengendalian Pembangunan (PPILH dan PPLH), Hermansyah, Senin (21/6), di ruang kerjanya.

Sementara itu, Jumadi menjelaskan bahwa aplikasi tersebut memudahkan masyarakat dan pelaku usaha dalam mengajukan izin, menyampaikan laporan berkala, mengajukan pengaduan, serta memantau ketaatan lingkungan secara daring.

“Insya Allah, ke depan kami akan mengintegrasikan akses aplikasi ini ke domain resmi go.id agar lebih aman dan terpercaya,” katanya.

Jamadi Qumar juga menjelaskan sejumlah manfaat yang ditawarkan SIAPLAH, antara lain:

  • Mempercepat proses verifikasi dan pengawasan secara akurat serta terintegrasi.
  • Mendukung pembangunan berkelanjutan yang tetap menjaga keseimbangan ekologi.
  • Mendorong penerapan birokrasi tanpa kertas yang lebih efisien.
  • Menyediakan layanan pengaduan masyarakat yang lebih responsif.
  • Memudahkan pelaku usaha memenuhi kewajiban lingkungan tanpa prosedur yang berbelit.
Baca Juga :  DPR Perlu Bentuk Panja Awasi Industri Pinjaman Online

“Melalui sistem ini, pelaku usaha dapat membuktikan ketaatan terhadap aturan lingkungan secara resmi dan kredibel. Dengan demikian, mereka dapat meminimalkan risiko perselisihan dengan masyarakat sekitar,” ujar Jamadil Qumar, peserta Latsar yang terlibat langsung dalam pengujian aplikasi tersebut.

Perbaikan ini mengurangi penggunaan kalimat pasif dan memecah beberapa kalimat panjang menjadi lebih ringkas sehingga skor keterbacaan biasanya menjadi lebih baik di alat analisis SEO seperti Yoast atau Rank Math.

 

Berita Terkait

DPR Soroti Tumpang Tindih SNI dan ISPO
Warga Pondok Agung Antusias Ikuti Sosialisasi HAM
Wali Kota Sungai Penuh Usulkan Dukungan BNPB
Polantas Karib Ditlantas Polda Jambi Edukasi Safety Riding
Perumda Tirta Mayang Salurkan Bantuan Air Bersih
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara Jambi
Kerinci Raih Juara Dua, Dapat 250 Bedah Rumah
Sungai Penuh Raih Terbaik II Akses Pendidikan Sumatera
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:01 WIB

DPR Soroti Tumpang Tindih SNI dan ISPO

Selasa, 8 September 2026 - 20:58 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Usulkan Dukungan BNPB

Selasa, 8 September 2026 - 20:26 WIB

Polantas Karib Ditlantas Polda Jambi Edukasi Safety Riding

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Perumda Tirta Mayang Salurkan Bantuan Air Bersih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara Jambi

Berita Terbaru

DPR menyoroti pembagian fungsi SNI dan ISPO agar tidak terjadi tumpang tindih sertifikasi, sekaligus melindungi pekebun kecil. *RRI

Pemerintahan

DPR Soroti Tumpang Tindih SNI dan ISPO

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:01 WIB

OMI 2026 Kabupaten Kerinci mulai berlangsung di MAN 3 Kerinci. Hari pertama kompetisi berjalan lancar, tertib, dan kondusif.

Pendidikan

OMI 2026 Tingkat Kabupaten Kerinci Resmi Dimulai

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:11 WIB

Honda ADV Mystery Exploride Jambi mengajak puluhan bikers menikmati night adventure, camping, dan kebersamaan komunitas Honda di Camp PLMR.

Otomotif

Bikers Honda Jambi Nikmati Serunya Mystery Exploride

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:03 WIB

Speedboat membawa delapan orang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau. Tim SAR mengerahkan empat kapal untuk melakukan pencarian.

Nasional

Speedboat Hilang Kontak di Sekitar Gunung Anak Krakatau

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38 WIB

Astra Honda Racing Team membidik hasil terbaik di ARRC Sepang 2026. Simak target Rheza, Irfan, Herjun, dan Adenanta.

Otomotif

Astra Honda Bidik Hasil Terbaik di ARRC Sepang 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:08 WIB