Adainfohitz.com, Kerinci – Pucuk Adat Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Depati Anum Anderson, menegaskan tradisi Balemang Serentak bukan sekadar kegiatan memasak lemang bersama. Tradisi itu merupakan warisan budaya yang sarat makna sekaligus menjadi simbol persatuan masyarakat Lima Desa.
Menurutnya, Balemang Serentak menjadi bagian penting dalam rangkaian Kenduri Sko Lima Desa 2026. Tradisi tersebut mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kehidupan.
Ia menjelaskan Balemang Serentak mengajarkan arti kebersamaan. Warga menyiapkan bambu, beras ketan, dan santan secara bergotong royong. Mereka juga memasak lemang bersama. Para leluhur mewariskan nilai luhur itu kepada masyarakat hingga sekarang.
Selain itu, ia menilai Balemang Serentak telah menjadi identitas budaya masyarakat Lima Desa. Karena itu, masyarakat harus terus menjaga dan melestarikan tradisi tersebut.
Melalui tradisi ini, masyarakat dari berbagai kalangan dan generasi berkumpul. Mereka bekerja sama, mempererat hubungan kekeluargaan, serta memperkuat persaudaraan.
Selanjutnya, Depati Anum Anderson berharap Balemang Serentak pada Kenduri Sko Lima Desa 2026 tidak hanya menjadi tontonan budaya. Sebaliknya, tradisi itu juga harus menjadi sarana edukasi agar generasi muda semakin mengenal dan mencintai adat istiadat daerahnya.
Ia menegaskan Balemang Serentak merupakan warisan budaya yang tidak ternilai. Karena itu, seluruh masyarakat harus menjaga dan mewariskannya kepada generasi penerus sehingga tradisi tersebut tetap hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat Lima Desa.










Komentar