BMKG Kerinci Prediksi Kemarau Berlangsung Hingga Oktober

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Adainfohitz.com, Kerinci – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Depati Parbo Kerinci menyatakan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mulai memasuki musim kemarau. BMKG memperkirakan musim kemarau berlangsung hingga Oktober 2026.

Kepala BMKG Depati Parbo Kerinci, Kurnia Ningsih, mengatakan hujan masih berpotensi turun pada sore hingga malam hari dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun, BMKG memprediksi cuaca kembali kering dalam sepekan ke depan.

“Memasuki musim kemarau, hujan masih berpotensi turun pada sore hingga malam hari. Namun dalam seminggu ke depan kondisi diperkirakan kembali kering,” kata Kurnia.

Baca Juga :  Sampah Plastik Diolah Jadi Bahan Bakar, Ini Tantangannya

Menurut Kurnia, angin bertiup lebih kencang selama musim kemarau. Suhu udara pada siang hari juga terasa lebih panas dan gerah. Sebaliknya, udara pada malam hingga menjelang subuh menjadi lebih dingin. Masyarakat Kerinci mengenal kondisi itu dengan istilah begiding.

Kurnia menjelaskan, fenomena El Niño lemah hingga moderat mulai mendominasi musim kemarau tahun ini. Fenomena tersebut berpotensi memicu kekeringan. Dampaknya meliputi berkurangnya ketersediaan air bersih, terganggunya pengairan lahan pertanian, serta meningkatnya jumlah titik panas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga :  Cabai dan Ikan Turun Harga Pasar Tetap Stabil

BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, warga harus menghindari membuang puntung rokok sembarangan serta membakar sampah dan jerami dalam jumlah besar.

“Kami mengajak masyarakat mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api selama musim kemarau,” ujar Kurnia.

BMKG juga meminta masyarakat rutin memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini sebagai langkah antisipasi terhadap dampak musim kemarau.

Berita Terkait

Makna Lagu “Bahagia Lagi” Piche Kota
Belajar Dari Gelombang Panas Di Eropa
Makna Mendalam Tradisi Balemang Serentak
Seleksi Penerima BBM Subsidi UMKM Diperketat
Wali Kota Alfin Tiba di Medan Untuk Hadir Forum Apeksi
Alfin Hadiri Gala Dinner APEKSI, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Monadi Tegaskan Sinergi Pembangunan dalam Rapat Paripurna DPRD
Kemendikdasmen Panggil 60.896 Guru Ikuti PPG Tahap Dua
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:45 WIB

Makna Lagu “Bahagia Lagi” Piche Kota

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:10 WIB

Belajar Dari Gelombang Panas Di Eropa

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:30 WIB

Makna Mendalam Tradisi Balemang Serentak

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:26 WIB

Seleksi Penerima BBM Subsidi UMKM Diperketat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:10 WIB

Alfin Hadiri Gala Dinner APEKSI, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Internasional

Makna Lagu “Bahagia Lagi” Piche Kota

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:45 WIB

Lifestyle

PON XXII 2028 Digelar di NTT-NTB

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:07 WIB

Internasional

Belajar Dari Gelombang Panas Di Eropa

Rabu, 1 Jul 2026 - 22:10 WIB

Daerah

Makna Mendalam Tradisi Balemang Serentak

Rabu, 1 Jul 2026 - 21:30 WIB

Bisnis

Seleksi Penerima BBM Subsidi UMKM Diperketat

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:26 WIB