Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Program MBG

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, saat memberikan keterangan video resminya. (Foto: Tangkap Layar Video Bakom RI)

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, saat memberikan keterangan video resminya. (Foto: Tangkap Layar Video Bakom RI)

Adainfohitz.com, Jakarta – Pemerintah memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menunjuk kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kualitas layanan, memperketat pengawasan, dan memastikan masyarakat menerima manfaat program secara optimal.

Peningkatan mutu pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Program MBG. Melalui kepemimpinan baru, pemerintah ingin memperkuat tata kelola sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan fokus utama pemerintah saat ini adalah meningkatkan kualitas layanan dan keamanan pangan.

“Di bawah nakhoda yang baru, kita akan memusatkan perhatian pada penyempurnaan kualitas layanan. Kita akan memastikan standar keamanan makanan yang disajikan semakin tinggi,” ujar Qodari.

Pengawasan Diperkuat dari Hulu hingga Hilir

Qodari menjelaskan pemerintah mengawasi seluruh tahapan Program MBG, mulai dari penyediaan bahan baku, proses pengolahan, distribusi, hingga penyaluran makanan kepada penerima manfaat.

Baca Juga :  Wako Alfin Lepas Pelajar Terbaik Sungai Penuh

Selain memperkuat pengawasan, pemerintah mempercepat tindak lanjut atas setiap masukan dan temuan masyarakat agar kualitas pelaksanaan program terus meningkat.

“Pemerintah akan terus mengawal perjalanan MBG, dari ketersediaan bahan baku hingga ke tangan penerima manfaat. Pemerintah akan merespons jauh lebih cepat atas setiap masukan atau temuan dari masyarakat di lapangan,” katanya.

Menurut Qodari, ukuran keberhasilan Program MBG tidak hanya bergantung pada jumlah penerima manfaat. Pemerintah juga menilai kualitas pelayanan dan tingkat kepercayaan masyarakat sebagai indikator utama keberhasilan.

“Keberhasilan program MBG justru kita ukur dari kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh para penerima manfaat, serta kuatnya rasa percaya masyarakat terhadap program ini,” ujarnya.

Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045

Pergantian kepemimpinan BGN tidak mengubah komitmen pemerintah dalam menjalankan Program MBG. Sebaliknya, perubahan tersebut memperkuat konsistensi pelaksanaan program prioritas nasional.

Baca Juga :  Sungai Penuh Raih Terbaik II Akses Pendidikan Sumatera

Program MBG menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Program MBG tetap dan akan terus menjadi investasi terbaik kita untuk menjemput cita-cita besar: Indonesia Emas 2045,” kata Qodari.

Evaluasi Berkelanjutan Tingkatkan Efektivitas Program

Evaluasi rutin menjadi bagian penting dalam penyempurnaan Program MBG. Pemerintah juga meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat koordinasi, dan menyempurnakan tata kelola berdasarkan hasil evaluasi di lapangan.

Qodari optimistis berbagai langkah tersebut akan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas manfaat Program MBG bagi masyarakat.

“Program sebesar dan seluas ini membutuhkan proses penyempurnaan yang bertahap. Namun, dengan terus belajar, terbuka pada evaluasi, dan mau memperbaiki diri, kami optimistis program ini akan berjalan semakin efektif, tepat sasaran, dan membawa senyum bagi generasi penerus bangsa,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Formasi Dewan Komisioner OJK Lengkap, Sarjito Masuk
Pemerintah Waspadai Harga Minyak Naik
BGN Perkuat Pemulihan Penerima Manfaat MBG
RRI dan SMSI Bagikan 10 Ribu Masker Hadapi Kabut Asap
Pemerintah Siapkan BRI dan BSI Buka Rekening 200 Juta Warga
Mobil Dinas Dinkes Kerinci Lagi-Lagi Terjaring Razia Pajak
BGN Tutup 1.999 Dapur SPPG Penyedia MBG
DPR Soroti Tumpang Tindih SNI dan ISPO
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 08:01 WIB

Formasi Dewan Komisioner OJK Lengkap, Sarjito Masuk

Kamis, 10 September 2026 - 22:27 WIB

Pemerintah Waspadai Harga Minyak Naik

Kamis, 10 September 2026 - 21:04 WIB

BGN Perkuat Pemulihan Penerima Manfaat MBG

Kamis, 10 September 2026 - 06:28 WIB

Pemerintah Siapkan BRI dan BSI Buka Rekening 200 Juta Warga

Rabu, 9 September 2026 - 23:27 WIB

Mobil Dinas Dinkes Kerinci Lagi-Lagi Terjaring Razia Pajak

Berita Terbaru

Formasi Dewan Komisioner OJK kini lengkap dengan masuknya Sarjito sebagai anggota sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis.

Pemerintahan

Formasi Dewan Komisioner OJK Lengkap, Sarjito Masuk

Jumat, 11 Sep 2026 - 08:01 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar saat memberikan keynote speech dalam Workshop Internasional Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) XII di Bappenas, Jakarta, Kamis 10 September 2026 (Foto: BPOM)

Kesehatan

BPOM Dorong Regulasi Keamanan Pangan Berbasis Risiko

Jumat, 11 Sep 2026 - 06:47 WIB

Pemain Garudayaksa FC,David Maulana saat merayakan golnya saat jumpa Java United di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu 6 September 2026. (Foto: Garudayaksa FC)

Sport

Garudayaksa FC Bidik Tiga Poin Lawan Persik

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:55 WIB

Dokumentasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam kesempatan media briefing di Kantor Kemenkeu (Foto:RRI/Magdalena Krisnawati)

Internasional

Pemerintah Waspadai Harga Minyak Naik

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:27 WIB

BGN menyambut rekomendasi Menteri HAM Natalius Pigai untuk memperkuat mekanisme pemulihan masyarakat terdampak Program Makan Bergizi Gratis.

Pemerintahan

BGN Perkuat Pemulihan Penerima Manfaat MBG

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:04 WIB