Dugaan Penyelewengan Pupuk dan Solar di Nagan

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Adainfohitz.com, NAGAN RAYA – Satreskrim Polres Nagan Raya membongkar dugaan penyalahgunaan pupuk bersubsidi dan bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar bersubsidi. Polisi mengamankan tiga pria beserta puluhan karung pupuk dan BBM dalam operasi pada Kamis (2/7/2026) dini hari.

Pengungkapan kasus berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB di Desa Alue Geutah, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Unit V Opsnal Satreskrim bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat.

Polisi Amankan Tiga Pria

Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Reskrim Muhammad Rizal, S.E., S.H., M.H., mengatakan petugas mengamankan tiga pria. Ketiganya berinisial I.A. (26), Z.W. (27), dan M.A. (28).

Penyidik kemudian memeriksa ketiga pria tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan I.A. memenuhi unsur tindak pidana. Karena itu, penyidik menetapkan I.A. sebagai tersangka dan langsung menahannya.

Baca Juga :  Harga spare part kendaraan naik, rupiah melemah

Sementara itu, Z.W. dan M.A. masih berstatus sebagai saksi. Penyidik terus mendalami peran keduanya dalam perkara tersebut.

Barang Bukti Disita

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti itu meliputi satu unit mobil Canter bak besi warna kuning tanpa nomor polisi.

Selain itu, petugas menyita 56 karung pupuk Urea dan 24 karung pupuk Phonska. Polisi juga mengamankan 18 jeriken berkapasitas 35 liter yang berisi Bio Solar. Petugas turut menyita 10 jeriken kosong dan satu unit telepon genggam.

Berawal dari Laporan Masyarakat

Muhammad Rizal menjelaskan, kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Warga mencurigai adanya penyalahgunaan pupuk dan BBM bersubsidi di Kabupaten Nagan Raya.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Menindaklanjuti laporan itu, Unit V Opsnal Satreskrim melakukan penyelidikan dan patroli. Petugas kemudian menemukan sebuah mobil Canter yang membawa pupuk dan Bio Solar.

Polisi menghentikan kendaraan tersebut untuk melakukan pemeriksaan. Setelah memeriksa muatan, petugas membawa ketiga pria beserta barang bukti ke Polres Nagan Raya.

Penyidikan Terus Berlanjut

Saat ini, penyidik masih mengembangkan kasus tersebut. Polisi menelusuri asal-usul pupuk dan Bio Solar bersubsidi yang mereka angkut.

Penyidik juga menyelidiki kemungkinan adanya jaringan distribusi ilegal. Langkah itu bertujuan mengungkap pihak lain yang diduga terlibat.

Polres Nagan Raya menegaskan komitmennya untuk memberantas penyalahgunaan barang bersubsidi. Polisi juga mengajak masyarakat melaporkan setiap dugaan pelanggaran agar penyaluran subsidi tepat sasaran.

Berita Terkait

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung
Operasi Narkoba Polda Jambi Amankan Tiga Orang
SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari
Polsek Air Hangat Amankan Pemuda Disabilitas
Polda Jambi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Bungo
Polda Jambi Usut Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026
TNKS Telusuri Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sungai Penetai
Waka DPRD Merangin Tersangka Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Operasi Narkoba Polda Jambi Amankan Tiga Orang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:31 WIB

SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Polsek Air Hangat Amankan Pemuda Disabilitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Polda Jambi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Bungo

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:34 WIB

Suasana belajar-mengajar di dalam ruang kelas di salah satu sekolah SMA Negeri di Palangkaraya (Foto: Dokumentasi/RRI/Olivia Santika br Girsang)

Pemerintahan

DPR Minta Kebijakan Tidak Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:02 WIB

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih saat memberikan sambutan dalam agenda internal Kementerian PPPA di Jakarta Pusat (Foto: Dokumentasi/Humas Kementerian PPPA)

Pemerintahan

KemenPPPA Dorong Perempuan Desa Jadi Penggerak Aksi Iklim

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:32 WIB

Indah Permatasari hamil anak kedua. Arie Kriting bersyukur atas kabar bahagia ini, sementara Naka antusias menyambut calon adiknya.

Showbiz

Indah Permatasari Hamil Anak Kedua, Arie Kriting Bersyukur

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:58 WIB