Adainfohitz.Com, Jakarta – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat upaya menghadapi risiko bencana. Salah satunya melalui pengajuan dukungan rehabilitasi infrastruktur kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menyampaikan langsung usulan tersebut saat mengunjungi BNPB di Jakarta, Kamis, 3 September 2026.
Dalam kunjungan itu, Alfin membawa sejumlah usulan terkait rehabilitasi infrastruktur dan penanganan bencana. Ia kemudian menyampaikan usulan tersebut kepada Direktur R.R Infrastruktur BNPB, Dr. Ir. Afrizal Posya, M.A., M.Si.
Alfin Harap BNPB Beri Dukungan
Alfin berharap BNPB memberikan dukungan terhadap kebutuhan rehabilitasi infrastruktur di Kota Sungai Penuh. Menurutnya, dukungan tersebut dapat mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
“Kami berharap usulan rehabilitasi infrastruktur dan penanganan bencana ini dapat mendapat dukungan BNPB. Ini penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesiapsiagaan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Alfin.
Selain itu, Alfin menilai infrastruktur yang memadai memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai ancaman bencana. Infrastruktur yang kuat juga dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas dengan lebih aman.
BNPB Ingatkan Pengajuan Setiap Tahun
Dalam pertemuan tersebut, BNPB mengingatkan Pemkot Sungai Penuh agar mengajukan dukungan penanganan bencana secara rutin setiap tahun.
BNPB mencatat, Pemkot Sungai Penuh terakhir mengajukan usulan pada 2019. Karena itu, pemerintah daerah kembali mengajukan kebutuhan rehabilitasi infrastruktur setelah beberapa tahun berlalu.
Selanjutnya, BNPB menyatakan akan mengupayakan pemenuhan usulan tersebut. Namun, pemerintah daerah harus melengkapi seluruh persyaratan dan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, Pemkot Sungai Penuh perlu menyiapkan dokumen dan persyaratan secara lengkap. Langkah tersebut akan membantu proses pengajuan dukungan berjalan lebih lancar.
Perkuat Kota Menghadapi Bencana
Pemerintah Kota Sungai Penuh tidak hanya mengejar pembangunan fisik. Lebih dari itu, pemerintah ingin menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh bagi masyarakat.
Sebab, berbagai potensi bencana dapat mengganggu aktivitas warga. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi pelayanan publik dan perekonomian masyarakat.
Karena itu, pemerintah perlu memperkuat kesiapsiagaan sejak dini. Pada saat yang sama, pemerintah juga harus memastikan infrastruktur mampu mendukung keselamatan warga.
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkot Sungai Penuh membangun kota yang lebih tangguh. Selain memperbaiki infrastruktur, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Membawa Harapan Masyarakat
Bagi masyarakat, rehabilitasi infrastruktur bukan sekadar memperbaiki jalan, bangunan, atau fasilitas umum. Lebih jauh, pembangunan tersebut berkaitan langsung dengan keamanan dan keberlangsungan aktivitas warga.
Dengan infrastruktur yang lebih baik, masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan lebih aman. Pelayanan publik pun dapat terus berjalan ketika bencana melanda.
Oleh karena itu, pengajuan dukungan kepada BNPB menjadi salah satu langkah penting Pemkot Sungai Penuh. Pemerintah berharap dukungan tersebut dapat mempercepat pembangunan dan memperkuat perlindungan bagi masyarakat.
Dari Jakarta, Pemkot Sungai Penuh kembali membawa harapan. Pemerintah ingin menjadikan Sungai Penuh semakin siap menghadapi bencana dan semakin mampu melindungi masyarakat.













Komentar