BGN Hentikan Distribusi MBG Saat Libur Sekolah

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tidak lagi melakukan distribusi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat masa libur sekolah.

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tidak lagi melakukan distribusi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat masa libur sekolah.

Adainfohitz.com, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tidak lagi melakukan distribusi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat masa libur sekolah. Kebijakan tersebut membuat paket makanan yang sebelumnya diberikan lebih awal untuk hari libur kini dihentikan. Distribusi MBG selanjutnya hanya dilakukan pada hari aktif belajar peserta didik.

Sebelumnya, sistem pembagian MBG menerapkan pola rapel dengan memberikan paket tambahan bagi siswa yang akan memasuki masa libur. Namun, pola tersebut kini tidak lagi diterapkan seiring adanya penyesuaian anggaran pemerintah. Perubahan itu menjadi bagian dari langkah efisiensi dalam pelaksanaan program MBG.

Baca Juga :  Luhah Rio Jayo Bersihkan Pusaka Sambut Kenduri Sko Tradisional

Mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, mengatakan distribusi MBG yang sebelumnya berjalan enam hari dalam sepekan kini diubah menjadi lima hari. Paket makanan hanya diberikan ketika siswa berada di sekolah dan mengikuti kegiatan pembelajaran. Siswa yang sedang libur atau berada di luar sekolah tidak akan menerima paket MBG.

Menurut Sony, konsep utama program MBG adalah memastikan makanan bergizi diterima peserta didik saat berada di lingkungan sekolah. Karena itu, distribusi disesuaikan dengan jadwal kegiatan belajar mengajar. Pemerintah berharap perubahan pola ini dapat mendukung efisiensi anggaran.

Baca Juga :  BMKG Catat Empat Hotspot di Kerinci Selama Mei 2026

Di sisi lain, Sony Sanjaya sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek MBG oleh penyidik Kejaksaan Agung. Penetapan tersangka juga dilakukan terhadap mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, serta mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan tata kelola proyek MBG pada periode 2025 hingga 2026.

Penyidik menduga terdapat praktik jual-beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi dalam pelaksanaan program tersebut. Ketiga tersangka dijerat dengan pasal terkait tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Proses hukum masih terus berjalan sesuai tahapan penyidikan.

Berita Terkait

BPOM Dorong Regulasi Keamanan Pangan Berbasis Risiko
Pemerintah Waspadai Harga Minyak Naik
Pemerintah Siapkan BRI dan BSI Buka Rekening 200 Juta Warga
BGN Ajukan Anggaran Rp240,20 Triliun untuk MBG 2027
BGN Tutup 1.999 Dapur SPPG Penyedia MBG
Speedboat Hilang Kontak di Sekitar Gunung Anak Krakatau
Kemenekraf Dukung Pengembangan Board Game Indonesia
Harga Pertalite Rp10.000, APBN Tanggung Selisih
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 06:47 WIB

BPOM Dorong Regulasi Keamanan Pangan Berbasis Risiko

Kamis, 10 September 2026 - 22:27 WIB

Pemerintah Waspadai Harga Minyak Naik

Kamis, 10 September 2026 - 06:28 WIB

Pemerintah Siapkan BRI dan BSI Buka Rekening 200 Juta Warga

Rabu, 9 September 2026 - 06:02 WIB

BGN Ajukan Anggaran Rp240,20 Triliun untuk MBG 2027

Rabu, 9 September 2026 - 04:01 WIB

BGN Tutup 1.999 Dapur SPPG Penyedia MBG

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:34 WIB

Suasana belajar-mengajar di dalam ruang kelas di salah satu sekolah SMA Negeri di Palangkaraya (Foto: Dokumentasi/RRI/Olivia Santika br Girsang)

Pemerintahan

DPR Minta Kebijakan Tidak Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:02 WIB

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih saat memberikan sambutan dalam agenda internal Kementerian PPPA di Jakarta Pusat (Foto: Dokumentasi/Humas Kementerian PPPA)

Pemerintahan

KemenPPPA Dorong Perempuan Desa Jadi Penggerak Aksi Iklim

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:32 WIB

Indah Permatasari hamil anak kedua. Arie Kriting bersyukur atas kabar bahagia ini, sementara Naka antusias menyambut calon adiknya.

Showbiz

Indah Permatasari Hamil Anak Kedua, Arie Kriting Bersyukur

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:58 WIB