PLN Berikan Diskon Tambah Daya Listrik Hingga 50 Persen

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Adainfohitz.com, JAKARTA – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya kembali menghadirkan promo diskon tambah daya listrik sebesar 50 persen untuk menyambut tahun ajaran baru 2026/2027. Program ini berlaku hingga 27 Juli 2026 dan hanya bisa diakses melalui aplikasi PLN Mobile.

Promo tersebut menyasar pelanggan listrik 1 fasa dari seluruh golongan tarif. Melalui program ini, pelanggan dapat mengurangi biaya penambahan daya hingga 50 persen dibandingkan tarif normal.

Dukung Kebutuhan Listrik Keluarga

PLN menjelaskan bahwa promo ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat. Selain itu, program ini mendukung aktivitas belajar, bekerja, maupun usaha rumahan yang membutuhkan daya listrik lebih besar.

Baca Juga :  MAPPA Garap Animasi Baru Game Attack on Titan 3 Rilis 2027

Sebagai contoh, pelanggan dengan daya 1.300 VA yang ingin menambah daya menjadi 7.700 VA cukup membayar Rp3.100.800. Biaya tersebut hanya setengah dari tarif normal yang mencapai Rp6.201.600.

Rincian Tarif Promo

PLN juga menawarkan potongan harga untuk berbagai pilihan penambahan daya. Pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin naik menjadi 900 VA hanya membayar Rp210.825. Padahal, tarif normal untuk penambahan tersebut mencapai Rp421.650.

Selanjutnya, pelanggan 900 VA yang ingin meningkatkan daya menjadi 2.200 VA cukup membayar Rp609.050. Tarif normalnya mencapai Rp1.218.100.

Baca Juga :  DPMPTSP Sungai Penuh Mudahkan Pelaku Usaha

Sementara itu, pelanggan 2.200 VA yang ingin menambah daya menjadi 7.700 VA hanya dikenakan biaya Rp2.664.750. Adapun pelanggan 5.500 VA yang meningkatkan daya ke 7.700 VA cukup membayar Rp1.065.900.

Ajukan Melalui PLN Mobile

PLN mengajak masyarakat segera memanfaatkan promo ini sebelum masa berlaku berakhir pada 27 Juli 2026. Pelanggan dapat mengajukan permohonan tambah daya secara mudah melalui aplikasi PLN Mobile.

Melalui program tersebut, PLN berharap lebih banyak pelanggan memperoleh kapasitas listrik yang sesuai kebutuhan dengan biaya yang jauh lebih hemat.

 

Berita Terkait

Mobil Dinas Dinkes Kerinci Lagi-Lagi Terjaring Razia Pajak
Ledakan Tabung Gas di Tambak Tinggi, Tiga Warga Luka Bakar
BGN Tutup 1.999 Dapur SPPG Penyedia MBG
DPR Soroti Tumpang Tindih SNI dan ISPO
Warga Pondok Agung Antusias Ikuti Sosialisasi HAM
Wali Kota Sungai Penuh Usulkan Dukungan BNPB
Polantas Karib Ditlantas Polda Jambi Edukasi Safety Riding
Perumda Tirta Mayang Salurkan Bantuan Air Bersih
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:27 WIB

Mobil Dinas Dinkes Kerinci Lagi-Lagi Terjaring Razia Pajak

Rabu, 9 September 2026 - 23:15 WIB

Ledakan Tabung Gas di Tambak Tinggi, Tiga Warga Luka Bakar

Rabu, 9 September 2026 - 04:01 WIB

BGN Tutup 1.999 Dapur SPPG Penyedia MBG

Selasa, 8 September 2026 - 23:01 WIB

DPR Soroti Tumpang Tindih SNI dan ISPO

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Warga Pondok Agung Antusias Ikuti Sosialisasi HAM

Berita Terbaru

Mobil Dinkes Kerinci BH 1232 DZ kembali terjaring razia pajak di Sungai Penuh. Status aset dan administrasi kendaraan dipertanyakan.

Kriminal

Mobil Dinas Dinkes Kerinci Lagi-Lagi Terjaring Razia Pajak

Rabu, 9 Sep 2026 - 23:27 WIB

BGN mengajukan anggaran Rp240,20 triliun untuk 2027 guna menjaga keberlanjutan dan memperluas Program Makan Bergizi Gratis.

Nasional

BGN Ajukan Anggaran Rp240,20 Triliun untuk MBG 2027

Rabu, 9 Sep 2026 - 06:02 WIB

BGN menutup sementara 1.999 dapur SPPG penyedia MBG karena belum mendaftarkan SLHS. Simak alasan dan sebarannya di berbagai wilayah.

Nasional

BGN Tutup 1.999 Dapur SPPG Penyedia MBG

Rabu, 9 Sep 2026 - 04:01 WIB

DPR menyoroti pembagian fungsi SNI dan ISPO agar tidak terjadi tumpang tindih sertifikasi, sekaligus melindungi pekebun kecil. *RRI

Pemerintahan

DPR Soroti Tumpang Tindih SNI dan ISPO

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:01 WIB