BPBD Merangin Siaga Hadapi 138 Titik Panas

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Adainfohitz.com, MERANGIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin meningkatkan kesiapsiagaan setelah satelit Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 138 titik panas (hotspot) selama Januari hingga Juni 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Merangin, M. Sahiri, mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel dan peralatan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BPBD juga terus memantau perkembangan titik panas di seluruh wilayah Merangin.

Data menunjukkan jumlah hotspot mengalami kenaikan pada Juni 2026. Januari mencatat 18 titik, Februari 18 titik, Maret 6 titik, April 10 titik, Mei 28 titik, dan Juni 58 titik. Selama enam bulan pertama 2026, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 7,6 hektare.

Baca Juga :  WALI KOTA SUNGAI PENUH BUKA KHITANAN MASSAL MINKER

M. Sahiri menjelaskan, BPBD segera memverifikasi setiap titik panas yang terdeteksi. Jika terjadi karhutla, petugas langsung menuju lokasi bersama instansi terkait untuk melakukan penanganan.

BPBD Merangin menyiagakan tiga regu untuk menghadapi potensi karhutla. Setiap regu terdiri atas lima personel yang siap bergerak sewaktu-waktu.

Baca Juga :  Wako Alfin Terima Audiensi Taruna STTD Sungai Penuh

Selain itu, BPBD meminta seluruh pemerintah kecamatan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. Warga diimbau memahami bahaya karhutla dan mematuhi larangan membuka lahan dengan cara membakar.

M. Sahiri juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar hutan maupun lahan. Tindakan tersebut berisiko memicu kebakaran yang lebih luas, terutama saat musim kemarau.

BPBD Merangin berharap dukungan masyarakat dapat menekan risiko karhutla. Dengan langkah pencegahan bersama, dampak kebakaran terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat dapat diminimalkan.

Berita Terkait

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung
SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari
TNKS Telusuri Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sungai Penetai
Bulog Sungai Penuh Terima Tambahan 20 Ribu Liter Minyak Kita
Flyover Sungai Penuh-Tapan Dibahas Wako Alfin Bersama TNKS
Ledakan Tabung Gas di Tambak Tinggi, Tiga Warga Luka Bakar
Warga Pondok Agung Antusias Ikuti Sosialisasi HAM
Perumda Tirta Mayang Salurkan Bantuan Air Bersih
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:31 WIB

SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:02 WIB

TNKS Telusuri Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sungai Penetai

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Bulog Sungai Penuh Terima Tambahan 20 Ribu Liter Minyak Kita

Rabu, 30 September 2026 - 09:54 WIB

Flyover Sungai Penuh-Tapan Dibahas Wako Alfin Bersama TNKS

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:34 WIB

Suasana belajar-mengajar di dalam ruang kelas di salah satu sekolah SMA Negeri di Palangkaraya (Foto: Dokumentasi/RRI/Olivia Santika br Girsang)

Pemerintahan

DPR Minta Kebijakan Tidak Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:02 WIB

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih saat memberikan sambutan dalam agenda internal Kementerian PPPA di Jakarta Pusat (Foto: Dokumentasi/Humas Kementerian PPPA)

Pemerintahan

KemenPPPA Dorong Perempuan Desa Jadi Penggerak Aksi Iklim

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:32 WIB

Indah Permatasari hamil anak kedua. Arie Kriting bersyukur atas kabar bahagia ini, sementara Naka antusias menyambut calon adiknya.

Showbiz

Indah Permatasari Hamil Anak Kedua, Arie Kriting Bersyukur

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:58 WIB