Speedboat Hilang Kontak di Sekitar Gunung Anak Krakatau

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 21:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Speedboat membawa delapan orang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau. Tim SAR mengerahkan empat kapal untuk melakukan pencarian.

Speedboat membawa delapan orang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau. Tim SAR mengerahkan empat kapal untuk melakukan pencarian.

Adainfohitz.com, Jakarta – Tim SAR gabungan masih mencari speedboat yang membawa delapan orang dan hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selasa malam, 8 September 2026.

Speedboat tersebut terakhir berkomunikasi pada Senin, 7 September 2026. Tim SAR mengerahkan empat kapal untuk menyisir perairan Selat Sunda.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten, Rizky Dwianto, mengatakan tim masih melanjutkan pencarian pada Selasa malam.

“Tim SAR gabungan masih melaksanakan pencarian,” kata Rizky dalam program Kentongan Pro 3 RRI, Selasa, 8 September 2026.

Empat Kapal Dikerahkan

Kantor SAR Banten mengerahkan dua speedboat, satu kapal Rigid Inflatable Boat (RIB), dan KM SAR Tuka dalam operasi pencarian.

Namun, kondisi laut menjadi salah satu kendala. RIB 02 harus kembali ke Dermaga Marina Carita karena menghadapi arus kuat dan cuaca yang kurang bersahabat.

Speedboat tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan Carita pada Senin sekitar pukul 14.00 WIB. Kapal membawa sejumlah jurnalis, kru, serta seorang pemandu untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga :  Dugaan Pelanggaran Etik Kalapas Waingapu Viral di Media Sosial

Komunikasi terakhir terjadi sekitar pukul 14.42 WIB melalui fitur berbagi lokasi dari salah satu penumpang. Selanjutnya, pada pukul 15.04 WIB, seluruh penumpang kehilangan kontak.

Lokasi Terakhir Sekitar 10 Mil Laut

Tim SAR memperkirakan lokasi terakhir speedboat berada di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau. Lokasi tersebut berjarak sekitar 10 mil laut dari Dermaga Marina Carita.

Hingga pencarian hari pertama berakhir, tim belum menemukan tanda keberadaan speedboat maupun delapan orang di dalamnya.

Tim saat ini memprioritaskan pencarian melalui jalur laut. Sementara itu, pencarian udara akan menyesuaikan perkembangan operasi berikutnya.

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau juga menjadi kendala bagi penerbangan. Karena itu, tim SAR terus mempertimbangkan faktor keselamatan dalam menentukan pola pencarian.

Baca Juga :  Lee Kang-in Gabung Atletico Madrid Resmi

SAR Sisir Pulau-Pulau Kecil

Selain menyisir perairan, tim SAR akan memeriksa pulau-pulau kecil di sekitar lokasi terakhir.

Rizky mengatakan speedboat tersebut mungkin saja berlindung atau bersandar di salah satu pulau.

“Kami akan memaksimalkan proses pencarian, termasuk ke pulau-pulau kecil di sekitarnya yang kemungkinan bisa saja menjadi tempat mereka bersandar,” ujarnya.

Untuk mendukung keselamatan operasi, Basarnas terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Rizky menyebut aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai menurun. Kondisi abu vulkanik juga berangsur menipis.

Sebelumnya, speedboat yang membawa sejumlah jurnalis dari beberapa media dilaporkan hilang kontak di Selat Sunda. Mereka berangkat untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Berita Terkait

Kemenekraf Dukung Pengembangan Board Game Indonesia
Harga Pertalite Rp10.000, APBN Tanggung Selisih
Pemerintah Terbuka Terima Kritik Demi Perkuat Tata Kelola
Pemerintah Perkuat Daya Saing Ekspor Sawit
Prabowo Targetkan Persoalan Sampah Tuntas pada Akhir 2027
MK Putuskan Anggaran MBG Dipisahkan dari Anggaran Pendidikan
Pemerintah Dorong Pembangunan Pabrik Motor Listrik Nasional
DPR Minta Evaluasi Sekolah Negeri yang Sepi Peminat
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:38 WIB

Speedboat Hilang Kontak di Sekitar Gunung Anak Krakatau

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Kemenekraf Dukung Pengembangan Board Game Indonesia

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:32 WIB

Harga Pertalite Rp10.000, APBN Tanggung Selisih

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:11 WIB

Pemerintah Terbuka Terima Kritik Demi Perkuat Tata Kelola

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:06 WIB

Pemerintah Perkuat Daya Saing Ekspor Sawit

Berita Terbaru

DPR menyoroti pembagian fungsi SNI dan ISPO agar tidak terjadi tumpang tindih sertifikasi, sekaligus melindungi pekebun kecil. *RRI

Pemerintahan

DPR Soroti Tumpang Tindih SNI dan ISPO

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:01 WIB

OMI 2026 Kabupaten Kerinci mulai berlangsung di MAN 3 Kerinci. Hari pertama kompetisi berjalan lancar, tertib, dan kondusif.

Pendidikan

OMI 2026 Tingkat Kabupaten Kerinci Resmi Dimulai

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:11 WIB

Honda ADV Mystery Exploride Jambi mengajak puluhan bikers menikmati night adventure, camping, dan kebersamaan komunitas Honda di Camp PLMR.

Otomotif

Bikers Honda Jambi Nikmati Serunya Mystery Exploride

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:03 WIB

Speedboat membawa delapan orang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau. Tim SAR mengerahkan empat kapal untuk melakukan pencarian.

Nasional

Speedboat Hilang Kontak di Sekitar Gunung Anak Krakatau

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38 WIB

Astra Honda Racing Team membidik hasil terbaik di ARRC Sepang 2026. Simak target Rheza, Irfan, Herjun, dan Adenanta.

Otomotif

Astra Honda Bidik Hasil Terbaik di ARRC Sepang 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:08 WIB