Adainfohitz.com, KERINCI – Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si. membuka Workshop Sosialisasi Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Kerinci Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam memperkuat upaya mitigasi bencana sekaligus mendukung pembangunan yang aman dan berkelanjutan.
Workshop tersebut menghadirkan Ade Piola Putra, Tenaga Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagai narasumber. Peserta berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam penanggulangan bencana.
Perkuat Mitigasi dan Perencanaan Pembangunan
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Murison menegaskan bahwa Kajian Risiko Bencana merupakan dokumen penting yang menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Oleh karena itu, seluruh pihak perlu berkolaborasi agar dokumen yang dihasilkan benar-benar akurat, komprehensif, dan sesuai dengan kondisi Kabupaten Kerinci.
Ia berharap hasil kajian tersebut mampu mendukung perencanaan pembangunan yang berbasis pengurangan risiko bencana sehingga masyarakat dapat terlindungi dari berbagai potensi ancaman.
Bangun Sinergi Menuju Daerah Tangguh Bencana
Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menyusun dokumen Kajian Risiko Bencana sebagai acuan dalam meningkatkan kesiapsiagaan, mitigasi, dan kapasitas daerah menghadapi bencana.
Melalui workshop ini, pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan Kabupaten Kerinci yang semakin tangguh, aman, dan berdaya menghadapi berbagai ancaman bencana di masa mendatang.













Komentar