Makna Nyerau dan Mendingin Negroi Awali Kenduri Sko

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Adainfohitz.com, KERINCI – Suara para depati, ninik mamak, dan anak jantan menggema di setiap sudut Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Kabupaten Kerinci, Jumat (3/7/2026). Mereka memulai prosesi Nyerau, yaitu tradisi menyeru seluruh masyarakat untuk menghadiri Kenduri Sko yang akan berlangsung pada Minggu, 5 Juli 2026.

Tradisi turun-temurun itu menjadi penanda bahwa pesta adat terbesar masyarakat Tanjung Pauh Mudik segera dimulai. Selain mengundang warga, Nyerau juga mengingatkan masyarakat agar menghormati seluruh rangkaian adat yang akan berlangsung.

Nyerau Menyatukan Seluruh Masyarakat

Para depati, ninik mamak, dan anak jantan berjalan bersama mengelilingi lima desa. Mereka menyampaikan seruan adat dari rumah ke rumah dan di setiap sudut kampung.

Seruan tersebut bukan sekadar undangan. Para pemangku adat mengimbau seluruh masyarakat untuk meninggalkan aktivitas lain dan mengikuti Kenduri Sko. Imbauan itu menunjukkan tingginya penghormatan masyarakat terhadap adat warisan leluhur.

Baca Juga :  WALI KOTA SUNGAI PENUH BUKA KHITANAN MASSAL MINKER

Kehadiran rombongan adat juga menjadi simbol persatuan. Masyarakat menyambut mereka dengan penuh hormat karena Nyerau merupakan bagian penting dari pelaksanaan Kenduri Sko.

Mendingin Negroi Memohon Keselamatan Negeri

Setelah Salat Jumat, masyarakat melanjutkan persiapan melalui prosesi Mendingin Negroi atau mendinginkan negeri. Ritual adat ini bertujuan memohon keselamatan, kedamaian, dan kelancaran seluruh rangkaian Kenduri Sko.

Anak betino terlebih dahulu meminta izin kepada Depati Anum, Rio Perang, serta ninik mamak lainnya. Setelah memperoleh izin, mereka melaksanakan penyiraman air yang telah dicampur dengan berbagai tumbuhan pilihan.

Masyarakat percaya air dan tumbuhan tersebut melambangkan kesejukan, ketenteraman, serta harapan agar negeri terhindar dari segala marabahaya selama pelaksanaan Kenduri Sko.

Ungkapan Syukur kepada Sang Pencipta

Kenduri Sko merupakan tradisi adat yang mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Masyarakat bersyukur atas hasil panen yang melimpah, rezeki yang terus mengalir, serta kehidupan yang aman dan makmur.

Baca Juga :  Polres Kerinci Bongkar Penyelewengan Solar Bersubsidi

Tradisi ini juga memperkuat hubungan antarmasyarakat. Selain itu, Kenduri Sko menjaga nilai adat sekaligus mewariskan budaya kepada generasi muda.

Puncak Kenduri Sko Digelar 5 Juli

Masyarakat Lima Desa Tanjung Pauh Mudik akan menggelar puncak Kenduri Sko pada Minggu, 5 Juli 2026. Para depati, ninik mamak, tokoh adat, tokoh agama, serta ribuan warga akan mengikuti seluruh prosesi adat dan budaya.

Melalui Nyerau dan Mendingin Negroi, masyarakat menunjukkan bahwa adat bukan sekadar tradisi. Mereka menjaga, menghormati, dan mewariskan nilai-nilai luhur tersebut sebagai identitas budaya Kerinci yang tetap hidup dari generasi ke generasi.

 

Berita Terkait

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung
SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari
TNKS Telusuri Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sungai Penetai
Bulog Sungai Penuh Terima Tambahan 20 Ribu Liter Minyak Kita
Flyover Sungai Penuh-Tapan Dibahas Wako Alfin Bersama TNKS
Ledakan Tabung Gas di Tambak Tinggi, Tiga Warga Luka Bakar
Warga Pondok Agung Antusias Ikuti Sosialisasi HAM
Perumda Tirta Mayang Salurkan Bantuan Air Bersih
Berita ini 40 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:31 WIB

SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:02 WIB

TNKS Telusuri Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sungai Penetai

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Bulog Sungai Penuh Terima Tambahan 20 Ribu Liter Minyak Kita

Rabu, 30 September 2026 - 09:54 WIB

Flyover Sungai Penuh-Tapan Dibahas Wako Alfin Bersama TNKS

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Subsidi Langka di Kerinci, Harga Dikeluhkan Melambung

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:34 WIB

Suasana belajar-mengajar di dalam ruang kelas di salah satu sekolah SMA Negeri di Palangkaraya (Foto: Dokumentasi/RRI/Olivia Santika br Girsang)

Pemerintahan

DPR Minta Kebijakan Tidak Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:02 WIB

Deputi Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih saat memberikan sambutan dalam agenda internal Kementerian PPPA di Jakarta Pusat (Foto: Dokumentasi/Humas Kementerian PPPA)

Pemerintahan

KemenPPPA Dorong Perempuan Desa Jadi Penggerak Aksi Iklim

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:32 WIB

Indah Permatasari hamil anak kedua. Arie Kriting bersyukur atas kabar bahagia ini, sementara Naka antusias menyambut calon adiknya.

Showbiz

Indah Permatasari Hamil Anak Kedua, Arie Kriting Bersyukur

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:58 WIB