Adainfohitz.com, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat penanganan HIV melalui pengendalian perkembangan virus, terapi berkelanjutan, dan pendampingan bagi pasien. Karena hingga kini HIV belum dapat disembuhkan, pemerintah memfokuskan upaya pada peningkatan kualitas hidup orang dengan HIV.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan pasien harus menjalani terapi antiretroviral (ARV) secara rutin. Menurutnya, terapi yang konsisten mampu menekan jumlah virus di dalam tubuh sehingga risiko penularan kepada orang lain menjadi sangat kecil.
“Jika obat diminum secara konsisten, jumlah virus bisa ditekan sehingga potensi penularan ke orang lain menjadi sangat kecil,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).
Markarius mengimbau masyarakat yang merasa berisiko terpapar HIV agar segera menjalani pemeriksaan di puskesmas. Pemerintah telah menyediakan layanan pemeriksaan, pengobatan, dan pendampingan agar pasien mendapat penanganan secara menyeluruh.
Tenaga kesehatan juga memantau kepatuhan pasien selama menjalani terapi ARV. Menurut Markarius, kedisiplinan mengonsumsi obat menjadi kunci utama untuk mengendalikan perkembangan virus dan menjaga kondisi kesehatan pasien.
Selain memberikan terapi medis, tenaga kesehatan menangani berbagai keluhan fisik yang dialami pasien untuk menjaga kualitas hidup mereka. Pemerintah juga melindungi kerahasiaan identitas penderita guna mencegah stigma dan diskriminasi di lingkungan masyarakat.
Markarius mengungkapkan masih ada pasien yang kehilangan pekerjaan setelah orang lain mengetahui status kesehatannya. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menimbulkan tekanan psikologis yang memengaruhi kehidupan pasien.
Karena itu, pemerintah menyediakan layanan pendampingan psikososial melalui tenaga pendamping khusus. Layanan tersebut diharapkan membantu pasien menjalani pengobatan secara konsisten sekaligus menjaga kondisi mental mereka.
“Penderita HIV tidak hanya membutuhkan obat, tetapi juga dukungan moral, perlindungan hak, dan pendampingan agar dapat hidup lebih baik tanpa diskriminasi,” tutupnya.










Komentar