Adainfohitz.com, Sungai Penuh – Luhah Rio Jayo Sungai Penuh menurunkan dan membersihkan benda pusaka di Rumah Gedang Rio Jayo. Kegiatan ini menjadi rangkaian Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh. Masyarakat Rio Jayo juga ikut berpartisipasi dalam seluruh prosesi.
Ninik Mamak Rio Jayo, Rio Anshori, mengatakan prosesi penurunan pusaka berlangsung pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Rio Jayo dari tiga buah perut serta para tengganai dalam Luhah Rio Jayo.
Menurut Rio Anshori, prosesi itu mengikuti tradisi yang diwariskan para leluhur. Selain itu, Depati tiga buah perut dan dunsanak batino tiga buah perut turut mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh unsur adat bersama-sama menjaga tradisi yang telah berlangsung turun-temurun.
Selanjutnya, Luhah Rio Jayo akan menggelar penyucian benda pusaka pada Kamis sore (2/7/2026). Seluruh komponen adat akan mengikuti prosesi tersebut.
“Insya Allah sore ini kami melaksanakan penyucian benda pusaka dengan melibatkan seluruh komponen yang berada dalam Luhah Rio Jayo,” kata Rio Anshori.
Setelah itu, pengurus adat akan menjelaskan sejarah dan makna setiap benda pusaka. Selain memberikan penjelasan kepada masyarakat, mereka juga membuka kesempatan bagi para ilmuwan untuk melakukan penelitian.
“Kami membuka kesempatan bagi masyarakat dan ilmuwan yang ingin mengkaji benda pusaka di Luhah Rio Jayo,” ujarnya.
Karena itu, Rio Anshori mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Rio Jayo, untuk menghadiri kegiatan tersebut. Dengan demikian, masyarakat dapat menyaksikan prosesi adat sekaligus memahami sejarah dan nilai budaya benda-benda pusaka Rio Jayo.
“Kami berharap masyarakat dapat hadir di Luhah Rio Jayo sore ini untuk menyaksikan prosesi adat dan mendengarkan penjelasan mengenai benda pusaka Rio Jayo,” tutup Rio Anshori.
“Kami berharap masyarakat dapat hadir di Luhah Rio Jayo sore ini untuk menyaksikan dan mendengarkan penjelasan mengenai benda pusaka Rio Jayo,” tutupnya.













Komentar