Adainfohitz.com – NASA resmi mengumumkan susunan awak misi Artemis III pada 9 Juni 2026. Seluruh anggota kru yang akan menjalankan misi pendaratan manusia ke Bulan tersebut diketahui merupakan astronot pria. Keputusan ini langsung memicu beragam tanggapan dari publik dan komunitas sains internasional.
Sejumlah komunikator sains dan profesional industri antariksa mengkritik absennya perempuan dalam susunan awak Artemis III. Mereka menilai komposisi kru tersebut kurang mencerminkan keberagaman yang selama ini diupayakan dalam program eksplorasi antariksa modern. Kritik pun ramai disampaikan melalui berbagai platform media sosial.
Di sisi lain, sebagian pihak melihat keputusan tersebut sebagai bagian dari proses yang lebih panjang dalam pengembangan program Artemis. Mereka meyakini keterlibatan perempuan akan semakin besar pada misi-misi berikutnya. Bahkan, sejumlah pengamat menilai Artemis IV berpeluang menghadirkan kru dengan dominasi atau bahkan seluruhnya perempuan.
Salah satu tanggapan datang dari Sian Proctor, astronot yang terbang bersama Administrator NASA Jared Isaacman dalam misi Inspiration4 pada 2021. Melalui akun Instagram pribadinya, Proctor menyampaikan dukungan kepada kru Artemis III. Ia juga berharap keberhasilan misi tersebut dapat membuka jalan bagi kru Artemis IV yang seluruhnya terdiri dari perempuan.
Menanggapi kritik yang muncul, Jared Isaacman menegaskan bahwa pemilihan awak dilakukan oleh Astronaut Office berdasarkan kebutuhan misi. Menurutnya, berbagai aspek menjadi pertimbangan utama, mulai dari pengalaman, keahlian teknis, keterlibatan dalam pengembangan program, hingga kesiapan menjalankan tugas. Ia menekankan bahwa proses seleksi tidak didasarkan pada faktor di luar kompetensi.
Jared juga mengungkapkan bahwa lebih dari separuh kelas kandidat astronot terbaru NASA merupakan perempuan. Kondisi tersebut menunjukkan semakin besarnya partisipasi perempuan dalam program antariksa Amerika Serikat. Ia memastikan NASA akan terus memilih astronot terbaik untuk menjalankan setiap misi yang direncanakan.
Komposisi kru yang seluruhnya pria tergolong jarang dalam misi NASA pada era modern. Dari total 37 astronot aktif yang dimiliki NASA saat ini, sekitar 40 persen di antaranya adalah perempuan. Data tersebut menunjukkan bahwa representasi perempuan di lingkungan astronot terus mengalami peningkatan dalam beberapa dekade terakhir.
Keempat anggota kru Artemis III memiliki rekam jejak yang kuat di dunia antariksa. Mark Bresnik merupakan veteran misi pesawat ulang-alik dan Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS, sementara Luca Parmitano pernah menjabat sebagai komandan ISS. Frank Rubio dikenal setelah mencetak rekor Amerika Serikat untuk misi tunggal terlama di ISS dengan durasi 371 hari.










Komentar