Wali Kota Padang Panjang Targetkan Kota Bebas Vektor Penyakit

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis (tengah kacamata) dalam kegiatan pelatihan Surveilans dan Pengendalian Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit bagi tenaga entomolog kesehatan di Bukittinggi, Kamis 30 Juli 2026 (Foto: Pemerintah Kota Padang Panjang)

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis (tengah kacamata) dalam kegiatan pelatihan Surveilans dan Pengendalian Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit bagi tenaga entomolog kesehatan di Bukittinggi, Kamis 30 Juli 2026 (Foto: Pemerintah Kota Padang Panjang)

Adainfohitz.com, Padang PanjangWali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menargetkan daerah itu bebas dari vektor atau binatang pembawa penyakit pada peringatan Hari Jadi Kota (HJK) ke-236, 1 Desember 2026.

Pemerintah Kota mengejar target tersebut melalui Pelatihan Surveilans dan Pengendalian Vektor serta Binatang Pembawa Penyakit. Pelatihan berlangsung di Bukittinggi pada Kamis (30/7/2026).

Hendri mengatakan pemerintah berupaya mengendalikan berbagai binatang pembawa penyakit. Vektor tersebut meliputi nyamuk, tikus, kecoa, dan jenis lainnya.

Ia berharap Padang Panjang dapat mendeklarasikan diri sebagai kota bebas vektor penyakit pada peringatan HJK mendatang.

“Kita ingin menjadikan Padang Panjang bebas dari binatang pembawa penyakit seperti nyamuk, tikus, kecoa, dan sejenisnya. Kalau memungkinkan, kita ingin mendeklarasikan Padang Panjang sebagai kota bebas binatang pembawa penyakit pada peringatan Hari Jadi Kota Padang Panjang, 1 Desember mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepala BKN Ajak ASN Terus Mengabdi untuk Negeri

Target Jadi Daerah Percontohan

Hendri menilai keberhasilan itu akan menjadikan Padang Panjang sebagai daerah percontohan dalam pengendalian vektor penyakit.

Menurutnya, pencapaian tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat. Banyak daerah juga diperkirakan datang untuk melakukan studi banding. Kondisi itu diharapkan ikut menggerakkan perekonomian daerah.

“Kalau ini tercapai, saya yakin banyak daerah yang akan datang untuk melakukan studi banding. Dampaknya tidak hanya pada sektor kesehatan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat, kunjungan ke kota ini, dan pada akhirnya menggerakkan roda perekonomian,” katanya.

Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan

Untuk mendukung target tersebut, Pemerintah Kota Padang Panjang meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan.

Kegiatan berlangsung pada 26 hingga 31 Juli 2026. Sebanyak 30 tenaga kesehatan dari puskesmas dan Dinas Kesehatan mengikuti pelatihan tersebut.

Baca Juga :  30 UMKM Lokal Meriahkan Presisi Merdeka Run Jambi 2026

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, Sonya Themiarto, mengatakan pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga entomolog kesehatan.

Peserta dibekali keterampilan melakukan surveilans. Mereka juga mempelajari teknik pengendalian vektor secara efektif dan berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkuat kapasitas petugas di lapangan agar mampu mendeteksi potensi penyebaran penyakit sejak dini. Petugas juga diharapkan mampu melakukan pemetaan wilayah berisiko dan menyusun langkah pengendalian sesuai kondisi masing-masing wilayah kerja,” ujarnya.

Sonya menegaskan Dinas Kesehatan siap mendukung visi Wali Kota dalam mewujudkan Padang Panjang sebagai kota yang sehat.

Pihaknya akan memperkuat kapasitas petugas. Dinas Kesehatan juga terus mengedukasi masyarakat agar pengendalian vektor penyakit berjalan secara berkelanjutan.

 

Berita Terkait

Kejaksaan Dorong Integrasi Hukum Adat Nasional
Ditjenpas Jambi Resmikan Bedah Rumah Bersama BAZNAS
Muhaimin Luncurkan Pembangunan 10 Ribu MCK
Wako Alfin Lepas Pelajar Terbaik Sungai Penuh
30 UMKM Lokal Meriahkan Presisi Merdeka Run Jambi 2026
Wako Alfin Terima Audiensi Taruna STTD Sungai Penuh
Dua Pelajar Mentawai Lolos Paskibraka Tingkat Sumbar 2026
Pemerintah Terbuka Terima Kritik Demi Perkuat Tata Kelola
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Kejaksaan Dorong Integrasi Hukum Adat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Ditjenpas Jambi Resmikan Bedah Rumah Bersama BAZNAS

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Muhaimin Luncurkan Pembangunan 10 Ribu MCK

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Wako Alfin Lepas Pelajar Terbaik Sungai Penuh

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:31 WIB

30 UMKM Lokal Meriahkan Presisi Merdeka Run Jambi 2026

Berita Terbaru

Budaya

Kejaksaan Dorong Integrasi Hukum Adat Nasional

Rabu, 5 Agu 2026 - 14:54 WIB

Ditjenpas Jambi, Program Bedah Rumah, Lapas Muara Bulian, BAZNAS Batanghari, Bedah Rumah Batanghari, Warga Binaan Pemasyarakatan, Pemasyarakatan Berdampak, Kanwil Ditjenpas Jambi

Daerah

Ditjenpas Jambi Resmikan Bedah Rumah Bersama BAZNAS

Rabu, 5 Agu 2026 - 08:45 WIB

Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, memberikan sambutan pada peluncuran program pembangunan 10 ribu MCK untuk pesantren se-Indonesia yang berlangsung di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Musri, Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 4 Agustus 2026 (Foto: Humas Kemenko PM)

Pemerintahan

Muhaimin Luncurkan Pembangunan 10 Ribu MCK

Selasa, 4 Agu 2026 - 22:49 WIB