Prabowo Targetkan Persoalan Sampah Tuntas pada Akhir 2027

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau langsung kondisi rumah subsidi milik warga di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau langsung kondisi rumah subsidi milik warga di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Adainfohitz.com, BatangPresiden Prabowo Subianto menargetkan persoalan sampah di Indonesia selesai pada akhir tahun 2027. Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, indah, sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata nasional.

Komitmen itu disampaikan Presiden saat memberikan arahan pada Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

“Sampah harus kita kendalikan. Insyaallah dalam satu hingga dua tahun ke depan kita akan membuat perubahan yang drastis,” kata Prabowo.

Presiden kemudian menegaskan target pemerintah untuk menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh.

“Saya minta pada akhir tahun 2027 persoalan sampah di Indonesia sudah selesai. Tidak boleh ada lagi gunung-gunung sampah,” tegasnya.

Kebersihan Jadi Prioritas Nasional

Prabowo menyebut persoalan sampah merupakan tantangan besar yang membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa. Menurutnya, menjaga kebersihan tidak hanya menciptakan lingkungan yang sehat, tetapi juga memperindah kawasan perkotaan dan destinasi wisata.

Baca Juga :  Marvel rilis trailer perdana Avengers: Doomsday

“Ini memang pekerjaan berat, tetapi harus kita lakukan. Selain menjaga kebersihan, kita juga harus menciptakan lingkungan yang indah secara estetika,” ujarnya.

Ia menambahkan, lingkungan yang bersih akan meningkatkan daya saing sektor pariwisata karena wisatawan cenderung memilih daerah yang terawat.

“Pariwisata adalah pencipta lapangan kerja yang sangat besar. Wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang kotor atau ke pantai yang penuh plastik dan sampah,” katanya.

Ajak Kepala Daerah Turun Langsung

Presiden mengajak gubernur, bupati, wali kota, jajaran TNI-Polri, hingga masyarakat untuk bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, seorang pemimpin harus hadir langsung memastikan sungai, jalan, dan ruang publik tetap bersih.

“Gubernur yang hebat, bupati yang hebat, wali kota yang hebat, Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim, Kapolres hingga Kapolsek harus setiap hari mengecek sungai dan lingkungan. Itulah pemimpin yang hebat,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  Alwi Farhan Singkirkan Nishimoto di Jepang

Ia juga meminta para pemimpin menyisihkan sedikitnya satu jam setiap hari untuk memantau kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.

“Kebersihan adalah kehormatan bangsa. Tidak boleh bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang jorok, dan tidak boleh ada kota di Indonesia yang jorok,” tegas Presiden.

Pemerintah Siapkan Insentif

Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, pemerintah akan memberikan insentif kepada daerah yang berhasil menjaga kebersihan lingkungannya.

Prabowo berharap penghargaan itu dapat memacu lahirnya gerakan nasional dalam mengelola sampah dan menciptakan Indonesia yang bersih, asri, serta indah.

Dengan target penyelesaian persoalan sampah pada akhir 2027, pemerintah berharap seluruh daerah memperkuat pengelolaan sampah, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan membangun budaya menjaga kebersihan sebagai bagian dari identitas bangsa.

Berita Terkait

Formasi Dewan Komisioner OJK Lengkap, Sarjito Masuk
BPOM Dorong Regulasi Keamanan Pangan Berbasis Risiko
Pemerintah Waspadai Harga Minyak Naik
BGN Perkuat Pemulihan Penerima Manfaat MBG
RRI dan SMSI Bagikan 10 Ribu Masker Hadapi Kabut Asap
Pemerintah Siapkan BRI dan BSI Buka Rekening 200 Juta Warga
Mobil Dinas Dinkes Kerinci Lagi-Lagi Terjaring Razia Pajak
BGN Ajukan Anggaran Rp240,20 Triliun untuk MBG 2027
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 08:01 WIB

Formasi Dewan Komisioner OJK Lengkap, Sarjito Masuk

Jumat, 11 September 2026 - 06:47 WIB

BPOM Dorong Regulasi Keamanan Pangan Berbasis Risiko

Kamis, 10 September 2026 - 22:27 WIB

Pemerintah Waspadai Harga Minyak Naik

Kamis, 10 September 2026 - 21:04 WIB

BGN Perkuat Pemulihan Penerima Manfaat MBG

Kamis, 10 September 2026 - 06:28 WIB

Pemerintah Siapkan BRI dan BSI Buka Rekening 200 Juta Warga

Berita Terbaru

Formasi Dewan Komisioner OJK kini lengkap dengan masuknya Sarjito sebagai anggota sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis.

Pemerintahan

Formasi Dewan Komisioner OJK Lengkap, Sarjito Masuk

Jumat, 11 Sep 2026 - 08:01 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar saat memberikan keynote speech dalam Workshop Internasional Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) XII di Bappenas, Jakarta, Kamis 10 September 2026 (Foto: BPOM)

Kesehatan

BPOM Dorong Regulasi Keamanan Pangan Berbasis Risiko

Jumat, 11 Sep 2026 - 06:47 WIB

Pemain Garudayaksa FC,David Maulana saat merayakan golnya saat jumpa Java United di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu 6 September 2026. (Foto: Garudayaksa FC)

Sport

Garudayaksa FC Bidik Tiga Poin Lawan Persik

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:55 WIB

Dokumentasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam kesempatan media briefing di Kantor Kemenkeu (Foto:RRI/Magdalena Krisnawati)

Internasional

Pemerintah Waspadai Harga Minyak Naik

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:27 WIB

BGN menyambut rekomendasi Menteri HAM Natalius Pigai untuk memperkuat mekanisme pemulihan masyarakat terdampak Program Makan Bergizi Gratis.

Pemerintahan

BGN Perkuat Pemulihan Penerima Manfaat MBG

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:04 WIB