Adainfohitz.com, Kerinci – BMKG Depati Parbo Kerinci mencatat empat titik panas (hotspot) di Kabupaten Kerinci selama Mei 2026. Tiga titik berada di Kecamatan Gunung Raya dan satu titik di Kecamatan Sitinjau Laut. Sementara itu, Kota Sungai Penuh belum ditemukan titik panas.
Kepala BMKG Depati Parbo Kerinci, Kurnia Ningsih, menjelaskan bahwa sensor satelit mendeteksi hotspot saat melintas di wilayah Provinsi Jambi. Sensor tersebut merekam sumber panas dengan suhu sekitar 55 derajat Celsius.
Meski demikian, Kurnia menegaskan hotspot tidak selalu menunjukkan kebakaran hutan atau lahan. Sumber panas yang tertangkap satelit juga dapat berasal dari kubah masjid, atap rumah, atau permukaan bangunan yang memanas akibat suhu udara tinggi.
Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berisiko memicu kebakaran hutan dan lahan, tindakan tersebut juga dapat memperparah dampak musim kemarau yang mulai berlangsung di wilayah Kerinci dan sekitarnya.













Komentar