Adainfohitz.com, Padang – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Senin (3/8/2026) memicu banjir di sejumlah wilayah. Satuan Brimob Polda Sumatera Barat langsung mengerahkan 71 personel Search and Rescue (SAR) untuk membantu evakuasi warga.
Kapolda Sumbar Djati Wiyoto Abadhy mengatakan lima tim SAR bergerak ke empat lokasi banjir. Lokasi tersebut meliputi Kampung Lapau Munggu Guo, Air Pacah, Tunggul Hitam, dan Perumahan Villa Bukit Gading III di Sungai Sapih.
Personel Lengkap dengan Peralatan SAR
Setiap tim membawa perahu karet, pelampung, helm SAR, tali penyelamatan, alat komunikasi, dan kendaraan operasional. Hingga Senin malam, personel terus mengevakuasi warga. Mereka juga membantu masyarakat dan memantau kondisi banjir.
Djati menegaskan Polri bergerak cepat untuk melindungi masyarakat yang terdampak bencana.
Ia mengatakan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Karena itu, personel langsung bergerak bersama seluruh perlengkapan SAR untuk mempercepat proses evakuasi.
Kapolda Perkuat Koordinasi
Djati menginstruksikan seluruh jajaran memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, Basarnas, dan instansi terkait. Ia juga meminta masyarakat tetap waspada terhadap hujan lebat. Warga diminta mengikuti arahan petugas dan segera melapor jika ada korban yang membutuhkan pertolongan.
Sementara itu, Direktur Polairud Polda Sumbar Ibnu Bagus Santoso memastikan seluruh personel tetap bersiaga hingga kondisi benar-benar aman.
Ia mengatakan personel terus melakukan patroli, evakuasi, dan penyaluran bantuan kemanusiaan selama banjir masih terjadi. Langkah itu bertujuan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
Ibnu Bagus mengimbau warga tidak melintasi jalan yang masih tergenang atau memiliki arus deras. Langkah tersebut penting untuk menghindari risiko kecelakaan.
Menurutnya, Ditpolairud bersama Satbrimob Polda Sumbar akan terus bersinergi dengan BPBD, Basarnas, TNI, dan instansi terkait. Sinergi itu bertujuan mempercepat evakuasi serta penanganan pascabanjir.













Komentar